Sepanjang menjabat sebagai Gubernur Jateng selama dua periode, yakni pada 2013 sampai 2023, Ganjar telah melantik sekitar 30 orang untuk mengisi JPT melalui seleksi terbuka.
Ganjar tercatat dua kali mengangkat kepala sekolah dari daerah menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng.
Pertama, Kepala SMKN Bawen, Kabupaten Semarang, Jumeri, pada 2019. Selanjutnya, Uswatun Khasanah, kepala SMAN 1 Purwantoro, Wonogiri pada 2022.
Bahkan, Jumeri diangkat sebagai Dirjen PAUD Dikdasmen setelah beberapa waktu menjabat sebagai Kepala Disdikbud Jateng.
Selain itu, ada kisah Imam Maskur yang semula menjabat sebagai Camat Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, diangkat menjadi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jateng.
Pengangkatan Imam Maskur berbarengan dengan Jumeri.
Pengamat kebijakan Universitas Diponegoro (Undip) Dr Kismartini menyebut lelang jabatan yang konsisten dilakukan Ganjar Pranowo selama menjabat sebagai Gubernur Jateng sebagai revolusi birokrasi.
Dengan lelang jabatan, maka jabatan tinggi pratama akan diisi oleh orang-orang yang bekompeten serta berintegritas.
”Lelang jabatan itu bagus, membuka kesempatan kepada semua pihak untuk bisa menduduki jabatan sesuai dengan keahlian dan kompetensinya. Sebuah mekanisme yang bagus untuk meningkatkan kinerja pejabat,” ujarnya Sabtu (23/9).
Menurut dia, dengan mekanisme lelang jabatan, maka proses pengisian posisi strategis dalam birokrasi dapat diawasi oleh masyarakat secara luas.
Pasalnya, hal itu dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga praktik-praktik “titipan” maupun sogokan untuk memperoleh jabatan tak bisa lagi dilakukan.
"Sistem lelang dilakukan secara profesional dan transparan, tentu itu memberantas peluang praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Pimpinan atau pejabat yang dihasilkan tak hanya punya kemampuan dan kecakapan manajerial, tapi juga berintegritas,” tandas dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro tersebut.
Menurut dia, yang dilakukan Ganjar tersebut merupakan gebrakan penting dalam reformasi birokrasi.
”Ini langkah positif dan memang mesti dilakukan. Di negara maju seperti Amerika, Australia, dan negara lain, sistem dan mekanisme perekrutan pejabat seperti ini sudah dilakukan sejak tahun 1990,” terangnya.
Menurut Ganjar Pranowo, siapa pun yang terpilih dalam lelang jabatan harus bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Siapa pun yang terpilih adalah calon-calon yang terbaik.
Sementara itu, seleksi terbuka untuk mengisi posisi JPT dilakukan Pemkab Banyuwangi.
Yang terbaru, seleksi jabatan digelar untuk menyaring pejabat yang akan mengemban amanah sebagai kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD); kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP); kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), serta kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Bahkan, pejabat hasil lelang jabatan tersebut telah dilantik 22 September lalu.
Seleksi terbuka JPT tersebut digelar secara transparan.
Peserta seleksi juga tidak dipungut biaya sepeser pun
Editor : Syaifuddin Mahmud