RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali melakukan perombakan jabatan strategis.
Sebanyak tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama resmi dilantik Bupati Ipuk Fiestiandani dalam seremoni pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Rempeg Jogopati, kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa sore (15/4).
Tujuh pejabat tersebut kini menduduki posisi penting di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya, I Komang Sudira Admaja dipercaya memimpin Dinas Perhubungan.
Berikutnya, Suryono Bintang Samudra diangkat sebagai kepala Dinas Perikanan. Sementara Dwi Handayani resmi menjabat kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Selanjutnya, ada Yoppy Bayu Irawan turut dilantik sebagai kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).
Selain itu, Agus Mulyono kini memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangbol). Abdul Latif mengisi posisi kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.
Sedangkan Samsudin resmi menjabat kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sebagian pejabat yang dilantik kemarin promosi dari jabatan sekretaris dinas menjadi kepala dinas.
Pelantikan pejabat kemarin menunjukkan komitmen Pemkab Banyuwangi dalam memberikan ruang karir bagi pejabat internal.
”Jangan pernah terlena dengan zona nyaman. Jabatan adalah kepercayaan yang harus dibuktikan dengan kerja nyata dan inovasi,” pesan Bupati Ipuk Fiestiandani kepada para pejabat yang baru dilantik.
Dalam kesempatan itu, Ipuk menekankan bahwa pelantikan bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen baru.
Dia menyampaikan bahwa pemkab akan melakukan evaluasi kinerja tiap enam bulan. Bilamana ada pejabat dalam kategori ”parah”, Bupati Ipuk tak segan-segan untuk bertindak tegas.
Baca Juga: Waspada, Ini Penyebab Baut Rel Kereta Api Bisa Kendur dan Picu Kecelakaan Maut
”Ingat ada evaluasi, bisa saja posisi tersebut berganti bilamana secara kinerja terbilang parah. Maka jangan bangga hanya karena capaian kinerja terlihat baik di atas kertas. Pimpinan harus bisa menggerakkan seluruh timnya,” tegas Ipuk.
Selain pejabat eselon II, pelantikan juga menyasar empat pejabat administrator. Di antaranya, Syaifudin yang berpindah dari DPM-PTSP ke Dispendukcapil sebagai sekretaris.
Agustinus Suko Basuki kini menjabat sebagai kabid Pengelolaan Informasi Kependudukan setelah sebelumnya menjabat di Diskominfo.
Kemudian ada Markuwat Agus di posisi barunya sebagai administrator kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk kantor Dispendukcapil. Joko Sunarto sebagai pengawas selaku kasubag Perencanaan Dispendukcapil.
Ipuk menyebut perombakan ini menjadi langkah dari penyegaran birokrasi Banyuwangi untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan akselerasi program daerah.
”Harapan masyarakat terhadap kami sangat tinggi. Karena itu jangan sampai mencederai ekspektasi tersebut. Ayo tancap gaspol untuk pelayanan yang lebih baik. Inovasi terus-menerus,” pintanya. (cw4/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin