RADAR BANYUWANGI – Pemkab kembali menggelar kegiatan bertajuk ”Diaspora Banyuwangi” pada momen Lebaran tahun ini.
Melalui kegiatan rutin yang digelar setiap tahun tersebut, pemkab mengajak orang-orang Banyuwangi yang bekerja atau menetap di luar daerah maupun luar negeri untuk berkumpul bersama sembari menguatkan solidaritas.
Diaspora Banyuwangi tahun ini bakal digelar di Pendapa Sabha Swagatha Blambangan pada 3 April mendatang. Bupati Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati (Wabup) Mujiono dijadwalkan hadir langsung pada momen spesial tersebut.
Bupati Ipuk mengatakan, ajang Diaspora Banyuwangi bukan sekadar pelepas kangen para perantau.
”Lebih dari itu, kegiatan tersebut digelar untuk menumbuhkan solidaritas serta semangat untuk membangun Banyuwangi lebih baik lagi,” ujarnya, Kamis (27/3).
Diaspora Banyuwangi akan digelar mulai pukul 09.00. Acara ini akan dihadiri para diaspora asal Banyuwangi yang sedang mudik Lebaran ke kabupaten the Sunrise of Java ini.
Tidak hanya perantau yang pulang dari Jakarta, Bogor, Riau, Surabaya, Bali, dan sejumlah daerah lain se-Indonesia, tetapi juga mereka yang mudik dari Hongkong, Taiwan, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Australia, dan beberapa negara lain di berbagai belahan dunia.
”Biasanya kami juga akan bercengkerama dan silaturahmi secara daring (online) dengan para diaspora internasional yang kebetulan tidak sempat pulang ke Banyuwangi. Semacam tombo (obat) kangen buat mereka yang rindu kampung halaman,” kata Ipuk.
Ipuk menjelaskan, salah satu tujuan Diaspora Banyuwangi rutin digelar adalah untuk membangun jejaring (networking) antarwarga Banyuwangi di mana pun berada.
Dengan saling bertemu dan kenal, Ipuk berharap Diaspora Banyuwangi menjadi ajang sharing bagi para perantau asal Banyuwangi.
Diharapkan mereka bisa saling memotivasi sekaligus memberikan masukan positif bagi pemkab.
”Dengan saling bertemu, harapannya akan terjalin network. Yang punya usaha di Banyuwangi bisa kenal dengan yang dari luar negeri sehingga mungkin bisa menumbuhkan pasar usahanya. Sehingga bisa saling bantu dan dukung usaha sesama perantau. Kami berharap, pengalaman baik yang ada di rantau, bisa ditularkan di Banyuwangi,” kata Ipuk.
Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi Guntur Priambodo menambahkan, pemkab mengajak kepada para perantau di berbagai daerah se-Indonesia untuk hadir.
”Wakil Bupati Sorong 2025–2030 yang merupakan putra daerah Banyuwangi kemungkinan akan hadir. Bahkan dari luar negeri juga ada yang mengkonfirmasi bisa hadir. Misalnya dari Jepang, Jerman, Australia, dan Amerika Serikat,” ujar Guntur.
Guntur memastikan, ajang temu kangen diaspora tahun ini bakal seru karena seluruh pelaku acara merupakan para perantau yang pulang kampung ke Banyuwangi. Mulai dari penerima tamu, penyaji tari, hingga pembawa doa.
”Sengaja kami libatkan agar mereka merasa memiliki acara ini. Jadi, bukan hanya sekadar tamu, tapi merekalah pelaku acaranya,” pungkasnya. (sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin