RadarBanyuwangi.id – Masyarakat Banyuwangi punya modal berharga menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang.
Anggota DPRD Banyuwangi yang notabene penyambung lidah rakyat kini didominasi anak muda. Bahkan, 7 orang di antaranya merupakan Generasi Z (Gen-Z).
Ya, dari 50 anggota dewan periode 2024-2029, sebanyak 26 orang atau setara 52 persen di antaranya merupakan generasi yang lahir antara tahun 1981 sampai 2012.
Perinciannya, sebanyak 19 wakil rakyat Bumi Blambangan merupakan milenial dan 7 orang yang lain adalah Gen-Z.
Sedangkan 24 anggota dewan yang lain (48 persen) masuk kategori Generasi X (Gen-X) dan Boomer. Lebih tepatnya 17 orang Gen-X dan 7 Boomer.
Berdasar Badan Pusat Statistik (BPS), klasifikasi generasi sebagaimana yang diterapkan pada Sensus Penduduk 2020 terbagi beberapa kategori.
Yang pertama adalah Pre Boomer, yakni generasi yang lahir lahir tahun 1945 dan sebelumnya.
Oleh sebagian orang, generasi ini kerap dipelesetkan dengan sebutan Generasi Kolonial karena mereka lahir sebelum Indonesia merdeka.
Ada juga generasi Boomer, yakni mereka yang lahir pada tahun 1946 sampai 1964. Selanjutnya adalah Gen-X, yakni penduduk yang lahir pada tahun 1965 sampai 1980.
Masih berdasar versi BPS, penduduk yang lahir pada tahun 1981 sampai 1996 masuk klasifikasi milenial, sedangkan mereka yang lahir pada tahun 1997 sampai 2012 disebut Gen-Z.
Klasifikasi lain adalah Post Gen-Z alias Generasi Alfa, mereka lahir pada 2013 dan seterusnya.
Sementara itu, di tataran DPRD Banyuwangi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) sama-sama mengantarkan 3 Gen-Z ke gedung dewan.
Satu Gen Z yang lain berasal dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Berikut nama-nama Gen-Z menjabat anggota DPRD Banyuwangi:
- Bagus Amerta Dewa (PDIP)
- Dhea Sartika (PDIP)
- Andiko Putra Mahatta (PDIP)
- Dimas Bayu Segara (NasDem)
- M. Aghistani Maulana (NasDem)
- Pebry Prima Sanjaya (NasDem)
- Abdul Ghofur (Gerindra)
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi Dimas Imaniar merespons positif banyaknya anak muda yang terpilih menjadi wakil rakyat.
“Ini menjadi modal penting untuk menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045,” ujarnya, Jumat (10/9/24).
Dimas berharap keberadaan milenial dan Gen-Z di lembaga dewan bisa memberikan andil maksimal untuk memperjuangkan aspirasi anak-anak muda Banyuwangi.
Mereka diharapkan bisa mengawal kebijakan yang pro anak muda, termasuk memperjuangkan program pengembangan kemampuan anak muda di bidang teknologi informasi (TI), dan lain sebagainya.
“Untuk anggota dewan yang senior, diharapkan turut mendukung perjuangan junior-juniornya tersebut,” harapnya. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin