Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dua Bakal Paslon Pilkada Banyuwangi 2024 Jalani Tes Kesehatan: Ipuk-Mujiono dapat Tambahan 6 Parpol Pengusul, PKB Jadi Pengusul Tunggal Gus Makki-Ali

Bagus Rio Rohman • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 15:59 WIB

PEMERIKSAAN JASMANI: Paslon Ipuk Fiestiandani-Mujiono menjalani rangkaian tes kesehatan di RS Saiful Anwar Malang, Jumat (30/9). Tes kesehatan jasmani diawasi Bawaslu dan Polresta Banyuwangi.
PEMERIKSAAN JASMANI: Paslon Ipuk Fiestiandani-Mujiono menjalani rangkaian tes kesehatan di RS Saiful Anwar Malang, Jumat (30/9). Tes kesehatan jasmani diawasi Bawaslu dan Polresta Banyuwangi.
Radarbanyuwangi.id - Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2024 terus bergulir. Setelah pendaftaran resmi ditutup pada Kamis (29/8) pukul 23.59, seluruh bakal calon yang telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi langsung menjalani tes kesehatan mulai pagi kemarin (30/8).

Ya, sesaat setelah menutup pendaftaran pasangan calon (paslon) pada pukul 00.00 kemarin, pihak KPU mengumumkan hanya dua bakal paslon yang mendaftar. Kedua bakal paslon dimaksud adalah Ipuk Fiestiandani-Mujiono dan Moh. Ali Makki Zaini (Gus Makki)-Ali Ruchi.

Sementara itu, selang beberapa jam setelah tahap pendaftaran ditutup, seluruh bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) tersebut menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Pada tes kesehatan di hari pertama kemarin (30/8), semua bakal calon menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani.

Pada tahap krusial ini, lima komisioner KPU Banyuwangi turut hadir di RS Saiful Anwar untuk mendampingi bakal calon. Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga diawasi petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Polresta Banyuwangi.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banyuwangi Anang Lukman Afandi mengatakan, sesuai jadwal, tes kesehatan bakal calon digelar selama dua hari. Pada hari pertama kemarin, empat bakal calon menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani. Selanjutnya di hari kedua, mereka akan menjalani tes kesehatan rohani. ”Masing-masing bakal calon membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk pemeriksaan jasmani. Sedangkan hari kedua besok, pemeriksaan rohani sekitar lima jam,” ujarnya.

Anang menyebut, setiap bakal calon harus menjalani sedikitnya 22 jenis pemeriksaan kesehatan baik jasmani maupun rohani. RS Saiful Anwar dipilih berdasar rekomendasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi. Sebab, selain berstatus RS tipe A, paslon bupati dan wakil bupati yang menjalani pemeriksaan di RS ini relatif sedikit.

Anang mengungkapkan, pada pemeriksaan kesehatan kali ini masing-masing bakal calon menjalani pemeriksaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Usai pemeriksaan narkoba, lanjut Anang, mereka menjalani pemeriksaan thorax dan USG abdomen. Setelah itu, setiap bakal calon istirahat untuk sarapan.

MEDICAL CHECK-UP: Pada waktu yang bersamaan, paslon Moh. Ali Makki -Ali Ruchi juga menjalani tes kesehatan. Tes kesehatan ini menjadi salah satu tahapan yang wajib dilalui oleh pasangan calon
MEDICAL CHECK-UP: Pada waktu yang bersamaan, paslon Moh. Ali Makki -Ali Ruchi juga menjalani tes kesehatan. Tes kesehatan ini menjadi salah satu tahapan yang wajib dilalui oleh pasangan calon

Usai sarapan mereka menjalani pemeriksaan di Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu (IPJT). ”Para paslon juga diperiksa MCU neurologi, MCU paru, MCU gigi, dan mulut. Selain itu, juga pemeriksaan di klinik THT dan klinik mata,” jelasnya.

Sementara itu, sebelum pendaftaran ditutup pukul 23.59, pasangan Ipuk-Mujiono mendapat tambahan amunisi. Enam partai politik (parpol) secara resmi mengusulkan duet Ipuk-Mujiono tersebut sebagai paslon ke KPU Banyuwangi. Dengan tambahan enam parpol pengusul tersebut, maka secara total Ipuk-Mujiono diusung oleh 14 parpol.

Ketua KPU Banyuwangi Dian Purnawan mengatakan, pendaftaran resmi ditutup pada Kamis (29/8) pukul 23.59. ”Saat ini (30/8) tepat pukul 00.00, kami resmi mengumumkan bahwa pendaftaran ditutup dan hanya dua paslon yang mendaftarkan diri sebagai cabup dan cawabup Banyuwangi,” ujarnya.

Dian menyebut, paslon pertama yaitu Ipuk-Mujiono resmi diusulkan 14 parpol. Hal itu menyusul adanya enam parpol yang secara resmi mengusulkan pasangan tersebut. Dia menuturkan bahwa saat mendaftar ke KPU pada Rabu (28/8), pasangan Ipuk-Mujiono diusulkan oleh delapan parpol, yakni PDIP, Demokrat, Golkar, NasDem, Gerindra, PPP, PKS, dan PAN.

Namun, belakangan ada tambahan enam parpol lain yang mengusulkan Ipuk-Mujiono sebagai paslon bupati dan wabup. Enam parpol tersebut adalah Partai Perindo, PKN, Partai Buruh, PSI, Partai Gelora, dan Partai Ummat.

”Enam parpol pengusul tersebut mengajukan dan mengisi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU tepat pukul 19.00. Kami (KPU) juga sudah mengecek semua kelengkapannya baik secara langsung maupun daring,” tegas Dian.

Sedangkan paslon kedua, lanjut Dian, yaitu Gus Makki-Ali Ruchi diusul satu parpol. Satu-satunya parpol pengusul pasangan Ali-Ali ini adalah PKB.

Dian menjelaskan, selain mengawal tes kesehatan, pihaknya juga melakukan penelitian administrasi pendaftaran paslon. Tahap penelitian administrasi berlangsung hingga 6 September mendatang. ”Nantinya baru diumumkan secara resmi hasil verifikasi data semua paslon,” jelasnya.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Banyuwangi Lukman Wahyudi menyebut bahwa Bawaslu sudah memastikan kelengkapan sejak awal pendaftaran hingga penutupan pendaftaran. Hasilnya, ada dua paslon yang berkas pendaftarannya dinyatakan lengkap, baik berkas fisik maupun soft file yang diunggah di Silon.

”Kami juga sudah memastikan semua pendaftar mendapatkan perlakuan yang sama oleh KPU. Tentu, Bawaslu akan terus melakukan pengawasan melekat dalam tahapan lainnya agar sesuai prosedur dan PKU yang sudah ditetapkan,” pungkas Lukman. (rio/sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#2024 #malang #pilkada #RS Saiful Anwar #bnn #kpu banyuwangi #usg #wakil bupati #paslon #banyuwangi #bupati