BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Ipuk Fiestiandani-Mujiono membakar semangat ribuan kader parpol dan para pendukung. Dia menegaskan bahwa Ipuk adalah bupati terbaik se-Indonesia, sedangkan Mujiono yang notabene merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi adalah Sekda terbaik se-Indonesia.
Perkataan Ruliyono bukan sekadar isapan jempol. Sederet keberhasilan dan penghargaan diraih pemkab Banyuwangi di bawah kepemimpinan Ipuk yang disupport penuh Mujiono selama menjabat Sekda Banyuwangi.
Di sektor Indeks pembangunan manusia (IPM), misalnya, IPM Banyuwangi meningkat dari 73,15 pada 2022 menjadi 73,79 pada tahun 2023. Dari bidang pendidikan, peningkatan IPM tecermin dari angka rata-rata lama sekolah di Banyuwangi pada tahun 2023 yang mencapai 7,76 tahun, meningkat dari 7,66 tahun pada 2022. Harapan lama sekolah juga meningkat dari 13,11 tahun pada 2022 menjadi 13,12 tahun pada 2023.
Dari bidang kesehatan, peningkatan IPM tecermin dari usia harapan hidup yang meningkat dari 73,67 tahun pada 2022 menjadi 73,93 tahun pada 2023. Selain di bidang pendidikan dan kesehatan, pengeluaran per kapita yang merupakan salah satu komponen penting pembentuk IPM juga meningkat, yakni dari Rp 12,32 juta pada 2022 menjadi Rp 12,82 juta pada 2023.
Selain peningkatan IPM, capaian positif pembangunan tahun 2023 juga ditandai dengan penurunan persentase penduduk miskin di Banyuwangi. Yakni, dari 7,51 persen di tahun 2022 menjadi 7,34 persen pada 2023.
Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi juga meningkat dari 4,43 persen pada 2022 menjadi 5,03 persen pada 2023. Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi di atas pertumbuhan ekonomi Jatim yang mencapai 4,95 persen serta terpaut tipis di bawah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,05 persen.
Sementara itu, berbagai capaian positif Pemkab Banyuwangi tersebut tak lepas dari peran Mujiono. Selama menjabat Sekkab Banyuwangi, dia menjadi salah satu sosok kunci di balik keberhasilan Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang teknik dan pengalamannya di dunia birokrasi, Mujiono memberi kontribusi besar pada pembangunan kabupaten the Sunrise of Java. Mujiono berhasil mengimplementasikan berbagai program berbasis teknologi digital yang mempermudah pelayanan publik dan meningkatkan efisiensi kerja.
Salah satu prestasi mentereng yang pernah diraih Mujiono adalah dinobatkan sebagai ”Sekretaris Daerah Terbaik” se-Indonesia dalam ajang ”Digital Leadership Government Awards 2023”. Penghargaan ini merupakan bukti nyata atas kepemimpinan Mujiono dalam mendorong transformasi digital di pemerintahan daerah.
Sekadar diketahui, Mujiono juga pernah berkarir sebagai akademisi di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi. Mujiono juga pernah menjadi dekan Fakultas Teknik di kampus merah putih tersebut. (sgt/c1)
Editor : Sigit Hariyadi