Radarbanyuwangi.id - Relawan Sumail Abdullah meradang. Mereka ramai-ramai mencopoti banner dan baliho bergambar Sumail yang terpasang di sejumlah titik, Rabu lalu (10/7). Relawan kecewa lantaran rekomendasi calon bupati dari Partai Gerindra bukan diberikan kepada Sumail.
Menyikapi pencopotan banner dan baliho, Sumail menanggapi biasa-biasa saja. Menurut Sumail, apa yang dilakukan relawan sangat wajar.
Selama ini mereka telah mendukung penuh dirinya agar bisa menjadi calon bupati di Pilkada Banyuwangi 2024.
”Kami tahu apa yang dilakukan para relawan tidak akan mengubah keputusan partai. Makanya, kami minta untuk tenang kembali. Kami sudah sampaikan agar legawa karena ini adalah keputusan Partai Gerindra,” tegas Sumail yang juga anggota DPR RI dari Gerindra.
Terkait dengan rekom cabup yang tak jatuh ke dirinya, Sumail mengaku legawa dengan keputusan DPP Partai Gerindra tersebut.
Dia meyakini ada tujuan besar partainya di pilkada serentak yang dihelat secara nasional pada 27 November 2024 mendatang.
”Sebagai kader partai, kami bisa memahami ada kepentingan yang lebih besar yang ingin dicapai oleh partai,” ungkap Sumail.
Rabu lalu (10/7), relawan Sumail Abdullah mencopoti banner dan baliho bergambar Sumail. Puluhan relawan dari Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, itu merasa gusar lantaran surat tugas maju Pilkada Banyuwangi 2024 yang seharusnya diserahkan kepada Sumail, justru diberikan kepada orang lain di luar kader partai.
Ketua Relawan Sumail Center Amrullah menyebut, Sumail adalah Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi sekaligus anggota DPR RI.
Sumail menjadi salah satu kunci kemenangan Prabowo-Gibran di Banyuwangi pada pilpres kemarin. ”Beliau layak mendapatkan rekom sebagai cabup,” kata Amrullah.
Salah satu banner yang dicopot berada di Lingkungan Brak, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro. Baliho berukuran besar itu diganti dengan tulisan ”Kami Relawan Prabowo Banyuwangi Hanya Siap Mendukung Kader Asli Partai Gerindra untuk Maju Pilbup Banyuwangi 2024–2029”. (fre/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries