Dari 503 pendaftar, nantinya akan dipilih 125 anggota PPK yang disebar di 25 kecamatan di Banyuwangi. Tes tulis berbasis komputer alias computer assisted test (CAT).
”Soal baru kami terima satu jam sebelum pelaksanaan ujian, jadi harus setting soal di komputer,” ungkap Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklihparmas-SDM) KPU Banyuwangi Dian Purnawan.
Menurut Dian, antusiasme pendaftar PPK cukup tinggi, terbukti ada 521 orang pendaftar di Sistem Informasi Anggota KPU (SIAKBA).
Setelah diperiksa, yang lolos administrasi untuk mengikuti tahapan tes tulis ini sebanyak 503 orang pendaftar. ”Ini untuk PPK pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan bupati dan wakil bupati 2024,” terangnya.
Tes tulis terbagi dalam lima sesi. Sesi pertama mulai pukul 08.00 sampai 09.30, sesi kedua pukul 10.30 sampai 12.00, sesi ketiga pukul 13.00 sampai 14.30, dan sesi keempat dan kelima dilaksanakan pada Rabu (8/5).
”Tes dilaksanakan di lima ruang, setiap ruang diisi 25 peserta. Sampai siang ini (kemarin siang), tidak ada kendala dalam penyesuaian aplikasi, semua berlangsung lancar dan tertib,” jelas Dian.
Peserta diminta mengerjakan 75 soal tes tulis dengan waktu 90 menit. Soal yang diberikan kepada setiap peserta berbeda karena diacak.
Sedangkan materi untuk tes secara umum ada tiga, yaitu wawasan kebangsaan, kemampuan atau kompetensi dasar, dan wawasan tentang Pemilu. ”
Total soal 75 dengan nilai masing-masing satu, setelah ujian hasilnya bisa langsung diketahui,” beber Dian.
Setelah tes selesai, peserta sudah bisa mengetahui nilainya dari komputer yang dipakai. Hasil tes langsung dicetak dan diumumkan.
”Tidak ada batas minimal nilai dalam tes. Peserta dengan nilai tertinggi akan lolos untuk mengikuti tahapan wawancara yang akan dilaksanakan pada 11 hingga 13 Mei 2024,” katanya.
Berdasarkan aturan KPU, imbuh Dian, dalam tahapan tes tulis akan diambil 15 peserta dengan nilai tertinggi di setiap kecamatan untuk maju ke tahap wawancara. Jika pendaftarnya kurang dari 15 orang seperti di Kecamatan Licin yang hanya 13 orang pendaftar, maka peserta tes tulis dinyatakan lolos semua.
”Tapi bisa juga langsung kita tetapkan 10 orang, tergantung hasil rapat pleno,” pungkasnya. (ddy/abi/c1)
Editor : Niklaas Andries