Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tercatat Sudah 5 Kali, Jokowi Jadi Presiden RI yang Paling Sering Kunjungi Banyuwangi

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 1 Mei 2024 | 14:28 WIB

KUNJUNGAN KELIMA: Presiden Joko Widodo didampingi Bupati Ipuk Fiestiandani menyapa salah satu penerima sertifikat dari 5.000 sertifikat hasil program redistribusi tanah warga Banyuwangi di GOR Tawanga
KUNJUNGAN KELIMA: Presiden Joko Widodo didampingi Bupati Ipuk Fiestiandani menyapa salah satu penerima sertifikat dari 5.000 sertifikat hasil program redistribusi tanah warga Banyuwangi di GOR Tawanga
Radarbanyuwangi.id – Banyuwangi tampaknya punya tempat tersendiri di hati Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Buktinya, hanya dalam tempo sekitar setahun, orang nomor satu di tataran pemerintah RI itu sudah tiga kali datang ke kabupaten the Sunrise of Java.

Yang terbaru, Presiden Jokowi hadir di Bumi Blambangan Selasa (30/4). Kunjungan Jokowi ke Banyuwangi kali ini untuk menyerahkan 10.323 sertifikat tanah elektronik kepada 8.633 penerima.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Tawangalun itu dihadiri secara langsung oleh 5 ribu penerima dari 17 desa di Banyuwangi.

Sertifikat yang diserahkan merupakan hasil program Redistribusi Tanah dari Pelepasan Kawasan Hutan (SK Biru). Hal itu telah diamanatkan Presiden RI pada Desember 2023 lalu di Lapangan Maron, Genteng.

Para penerima sertifikat adalah orang-orang pertama di Indonesia yang menerima sertifikat hasil redistribusi tanah dalam bentuk sertifikat tanah elektronik.

”Sertifikat elektronik kita berikan kepada rakyat yang sudah berpuluh tahun tinggal di kawasan (sekitar hutan), 23 ribu desa di Indonesia ada di wilayah hutan dan pinggiran hutan sehingga sering terjadi konflik, baik dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta,” ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun berharap masyarakat bisa memanfaatkan sertifikat yang ada dengan sebaik mungkin. Mereka bisa mengolahnya menjadi lahan produktif seperti jagung dan padi. Atau jika tidak bisa digunakan untuk menanam, sertifikatnya bisa diagunkan untuk pinjaman asalkan digunakan secara produktif.

 ”Ada yang sudah tinggal mulai tahun 1930-an, tapi tidak pegang sertifikat. Saat ada sengketa pasti kalah. Sekarang semua sudah punya sertifikat elektronik. Dan yang diterima ini yang paling baru,” terang Jokowi.

Dalam kunjungannya ke Banyuwangi kemarin, Jokowi tampak didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Tampak juga Penjabat (Pj) Gubernur Jatim Adhy Karyono dan Bupati Ipuk Fiestiandani.

Sementara itu, pada tahun 2023 lalu Presiden Jokowi dua kali datang ke Bumi Blambangan. Kunjungan pertama dilakukan pada 9 Januari 2023.

Jokowi menghadiri Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN) yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi. FTIN tersebut diselenggarakan dalam rangka menyongsong peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Di tahun yang sama Jokowi kembali melakukan kunjungan kerja ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa. Tepatnya pada Rabu, 27 Desember 2023.

Pada kunjungannya kali ini, Presiden Jokowi punya serangkaian agenda, mulai dialog dengan warga penerima SK Biru program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Lapangan Maron Genteng, meninjau pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino di kantor Pos Genteng, hingga meninjau Pasar Rogojampi.

Bahkan, jika dirunut lebih jauh ke belakang, Presiden Jokowi juga pernah melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, yakni pada 25 Juni 2020 lalu.

Saat itu Jokowi datang ke Bumi Blambangan untuk mengecek kesiapan new normal alias tatanan baru sektor pariwisata setelah dilanda pandemi Covid-19.

Orang nomor satu di Republik Indonesia itu mengapresiasi kesiapan Banyuwangi dan meminta pemerintah daerah lain mencontoh kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Presiden Jokowi tiba di Bandara Internasional Banyuwangi dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia. Dia disambut bupati kala itu, yakni Abdullah Azwar Anas dan langsung meninjau skema pelayanan tatanan baru di bandara berkonsep arsitektur hijau pertama di Indonesia tersebut.

Setelah meninjau bandara, Jokowi bersama rombongan menuju Pasar Rogojampi. Selanjutnya, rombongan meninjau Villa Solong yang berlokasi di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.

”Saya melihat persiapan Banyuwangi menyiapkan menuju tatanan baru pariwisata. Saya lihat di lapangan, Banyuwangi adalah daerah paling siap menyiapkan menuju pra-kondisi menuju normal baru. Peran pemerintah daerah, peran masyarakat, saya lihat di sini partisipasi masyarakatnya bagus sekali,” ujarnya kala itu.

Bukan itu saja, menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu, suami Iriana Jokowi tersebut juga bertandang ke Bumi Blambangan. Tepatnya pada 25 Maret 2019. Kala itu, dia datang sebagai calon presiden (capres). (fre/sgt/c1)

 

Editor : Niklaas Andries
#tora #gor tawang alun #Menpan RB Abdullah Azwar Anas #presiden jokowi #Bumi Blambangan #pilpres #jokowi #SK Biru #program #BLT #the sunrise of java #banyuwangi #Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN #presiden