Radarbanyuwangi.id – Pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) yang dibuka dua partai politik (parpol) besar di Banyuwangi, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ”laris manis”.
Buktinya, baru beberapa hari pendaftaran dibuka, dua parpol tersebut sama-sama sudah menerima lebih dari satu pendaftar.
Di Sekretariat Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDIP Banyuwangi, misalnya, hingga Rabu (24/4) sudah ada tiga orang yang mengambil formulir pendaftaran.
Dua di antaranya berasal dari internal kader partai banteng moncong putih, sedangkan satu pendaftar yang lain berasal dari eksternal.
Ketua Desk Pilkada DPC PDIP Banyuwangi Eko Sukartono mengatakan, sejak dibuka pada Senin (22/4) sudah ada tiga orang yang mendaftar.
”Pada Selasa (23/4) ada dua kader PDIP yang mendaftar, yakni Chandra Astan dan Febry Nur Hidayat. Sedangkan hari ini (kemarin) Pak Sumail Abdullah mendaftar. Infonya, ada satu orang lain yang segera menyusul mendaftar ke PDIP, kita tunggu saja,” ujarnya dikonfirmasi pukul 17.00 Rabu (24/4).
Lain PDIP, lain pula PKB. Hingga kamarin sudah dua tokoh yang mengambil berkas pendaftaran calon bupati/calon wakil bupati di Sekretariat Pendaftaran Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah DPC PKB Banyuwangi. Mereka adalah Sumail Abdullah dan Ratna Ani Lestari.
Selain itu, ada pula tokoh yang telah mendaftar sebagai calon bupati dari PKB, yakni KH Ahmad Munib Syafa’at alias Gus Munib. Hanya saja, Gus Munib mendaftar secara online.
Ketua Desk Pilkada DPC PKB Banyuwangi M. Ali Mahrus mengatakan, pendaftaran calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah dibuka sampai 30 April mendatang.
Setelah menerima pendaftaran, pihaknya akan mengecek berkas-berkas administrasi masing-masing pendaftar.
”Selanjutnya, akan kami kirim ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selain itu, DPW akan mengundang calon-calon yang mendaftar untuk menghadiri pertemuan dalam rangka halalbihalal bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (sgt/c1)
Editor : Niklaas Andries