Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

DPD Golkar Usulkan Nama Bacabup dan Bacawabup dalam Pilkada Banyuwangi 2024 ke Pimpinan Pusat: Berikut Isi Usulannya

Sigit Hariyadi • Senin, 22 April 2024 | 16:42 WIB

TURUT BERDUKA: Bupati Ipuk menenangkan Suyanti yang telah kehilangan anaknya di rumah korban Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Selasa (27/2).
TURUT BERDUKA: Bupati Ipuk menenangkan Suyanti yang telah kehilangan anaknya di rumah korban Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Selasa (27/2).
Radarbanyuwangi.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Banyuwangi tampaknya belajar banyak dari kekalahan pada Pemilihan Bupati (Pilbup) tahun 2015 dan 2020 lalu.

Tak ingin hal serupa terulang, pengurus partai beringin tingkat Banyuwangi itu mengusulkan Ipuk Fiestiandani sebagai bakal calon bupati (bacabup) yang bakal diusung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini.

Kinerja mentereng Pemkab Banyuwangi di bawah kepemimpinan Ipuk menjadi poin penting penilaian para kader partai beringin.

Khususnya, dalam hal pengajuan nama bupati petahana tersebut sebagai bacabup yang diusung Golkar.

Terlebih, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemkab sepanjang tahun 2023 mencapai lebih dari 91 persen.

Kepuasan masyarakat yang sangat tinggi tersebut diyakini bakal berimbas pada elektabilitas Ipuk pada pesta demokrasi yang bakal dihelat November mendatang.

Penjaringan nama kandidat yang akan diusulkan ke pusat tersebut dilakukan pada forum ”Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang Diperluas” pada Sabtu siang (20/4).

Dalam forum yang digelar di aula kantor DPD Golkar Banyuwangi itu, para pengurus harian maupun pimpinan kecamatan (PK) Golkar se-Bumi Blambangan secara aklamasi mengusulkan nama Ipuk untuk diusung pada pilkada mendatang.

Tidak sendiri, nama bupati petahana itu akan disodorkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui DPD Golkar Jatim bersama tiga bakal calon wakil bupati (cawabup).

Mereka adalah Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliyono serta dua tokoh dari jajaran eksekutif, yakni Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo.

Mengawali proses penjaringan, Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliyono mempersilakan semua peserta rapat menyampaikan usul nama cabup.

”Silakan menyampaikan usul nama sosok yang akan kita usulkan menjadi cabup Golkar,” ujarnya.

Sontak, pengurus DPD Golkar Umi Kulsum mengangkat tangan. Perempuan yang juga anggota DPRD Banyuwangi ini mengusulkan nama Ipuk Fiestiandani.

”Selama ini Golkar ’belum punya bupati’. Kali ini saya ingin Golkar punya bupati. Kalau kita mengusulkan ke pusat Bu Ipuk sebagai cabup yang akan kita usung pada Pilkada 2024, tentu sangat bagus,” ujarnya.

Pengurus DPD Golkar yang lain, Oktavius Bali Suki juga mengusulkan Ipuk. ”Karena Bu Ipuk terbukti baik kinerjanya,” kata dia.

Nama yang sama juga disodorkan oleh Marifatul Kamila. Bahkan, pengurus DPD Golkar yang sekaligus anggota DPRD Banyuwangi itu menyatakan bahwa bukan kali ini saja dirinya mengusulkan nama Ipuk untuk diusung sebagai cabup Golkar.

”Menjelang Pilbup 2020 lalu pun saya mengusulkan Bu Ipuk. Meskipun akhirnya yang mendapat rekomendasi dari DPP kala itu bukan Bu Ipuk,” terangnya.

Anggota DPRD Banyuwangi asal Golkar, Sofiandi Susiadi pun mengusulkan nama yang sama, yakni Ipuk. Menurut dia, popularitas dan elektabilitas Ipuk sangat tinggi.

”Maka dari itu, kami mengusulkan Golkar untuk mengusung cabup yang punya peluang besar menang. Selain itu, dengan mengusung Bu Ipuk, bisa menjadi jembatan bagi Golkar untuk memenangkan Pemilu 2029,” tegasnya.

Setelah mendengar usul dari para peserta rapat, Ruliyono lantas menimpali. ”Berdasar usul teman-teman, maka kami sepakat DPD Golkar Banyuwangi mengusulkan Bu Ipuk sebagai bakal cabup dari Golkar,” tegasnya.

Selanjutnya, Ruliyono meminta hadirin untuk menyampaikan usul nama calon wakil bupati (cawabup). Hasilnya, sejumlah nama dimunculkan para kader partai beringin tersebut.

Singkatnya, penjaringan nama cawabup lantas dilakukan dengan mekanisme polling. Seluruh peserta rapat diberi kertas warna kuning.

Mereka bebas menuliskan nama kandidat yang diusulkan sebagai cawabup. Hasilnya, muncul nama Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliyono, Sekkab Mujiono, dan Kepala Dinas PU Pengairan Guntur Priambodo yang memperoleh suara signifikan.

Uniknya, ada satu kader Golkar yang menuliskan nama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas sebagai cawabup pendamping Ipuk.

Berdasar hasil polling tersebut, DPD Golkar pun memutuskan Ruliyono, Mujiono, dan Guntur untuk diusulkan sebagai cawabup. Para kader mengusulkan tiga nama tersebut lantaran dinilai bisa selaras dengan Ipuk.

”Nama cabup dan cawabup tersebut akan kami usulkan ke DPP melalui DPD Golkar Jatim. Suratnya segera kami kirim,” tegas Ruliyono.

Meski demikian, Ruliyono menggarisbawahi bahwa keputusan terkait cabup dan cawabup yang akan diusung Golkar menjadi kewenangan DPP.

Dia juga tidak memungkiri adanya kemungkinan bahwa cabup-cawabup yang akan mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar adalah figur di luar nama-namanya yang diusulkan DPD Golkar Banyuwangi tersebut.

”Siapa pun yang mendapat rekomendasi DPP, maka sebagai kader, kami pasti akan tegak lurus dan berupaya memenangkan calon tersebut,” tegasnya.

Sekadar diketahui, di kancah Pilkada Banyuwangi, khususnya pilbup, Golkar mengalami dua kali kekalahan beruntun.

Pada Pilbup 2020 Golkar mengusung Yusuf Widyatmoko dan KH Muhammad Riza Aziziy. Namun sayang, kala itu duet yang diusung Golkar ini kalah dibandingkan pasangan Ipuk Fiestiandani dan Sugirah.

Sedangkan pada Pilbup 2015, Golkar mengusung Sumantri Soedomo yang berpasangan dengan Sigit Wahyu Widodo.

Setali tiga uang, duet yang diusung Golkar ini juga kalah. Kala itu, pesaingnya adalah pasangan Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko. (sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#dpd golkar #elektabilitas #abdullah azwar anas #dpd #pilkada #DPRD Banyuwangi #menpan rb #pemkab banyuwangi #calon bupati #partai golkar #cawabup #golkar #banyuwangi #Polling