Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Halal Bihalal Bareng Kalangan Difabel, Bupati Ipuk Tegaskan Komitmen Pemkab Banyuwangi dan Berikan Bantuan Ini

Ayu Lestari • Kamis, 18 April 2024 | 18:20 WIB

INKLUSI: Bupati Ipuk Fiestiandani bercengkerama dengan salah satu teman difabel dalam kegiatan halalbihalal di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Selasa (16/4).
INKLUSI: Bupati Ipuk Fiestiandani bercengkerama dengan salah satu teman difabel dalam kegiatan halalbihalal di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Selasa (16/4).
Radarbanyuwangi.id – Bupati Ipuk Fiestiandani memanfaatkan momentum Idul Fitri 1445 Hijriah untuk bersilaturahmi dengan berbagai kalangan.

Salah satunya melalui kegiatan halalbihalal bersama teman difabel yang digelar di Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Selasa (16/4).

Tidak sekadar bersilaturahmi, dalam pertemuan yang digelar pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran tersebut, Bupati Ipuk juga menegaskan komitmen pemkab untuk menggulirkan program-program pro kalangan difabel.

”Ini adalah kegiatan yang memang sudah lama kami rencanakan. Di momen Lebaran, kami ingin sekali berbagi kebahagiaan bersama teman-teman difabel,” ujar Bupati Ipuk.

Ipuk memanfaatkan momen tersebut untuk memotivasi para penyandang disabilitas tersebut. Orang nomor satu di lingkup Pemkab Banyuwangi ini meyakini setiap individu dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan. Begitu juga dengan teman difabel.

Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada potensi yang bisa digali dan dikembangkan lebih lanjut.

”Teman-teman harus percaya diri. Untuk menjadi yang terbaik tidak harus menunggu sempurna. Tetap semangat, asah terus kemampuan dan keahlian kalian sehingga bisa berkembang sesuai dengan potensi yang kalian miliki,” tuturnya.

Ipuk menegaskan, pemkab berkomitmen kuat memberikan hak-hak difabel. Dia juga meminta agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat bersinergi memberikan dukungan dalam pemenuhan hak-hak dasar bagi mereka.

Mulai hak pendidikan, kesehatan, hak sipil, hingga dukungan sosial.

Ipuk menyebut, saat ini pemkab telah menggulirkan berbagai program pro-difabel.

Di bidang pendidikan, pemkab menggulirkan program Agage Pintar yang mewajibkan sekolah menerima pendaftaran anak berkebutuhan khusus (ABK) hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas bagi siswa difabel yang berprestasi.

Banyuwangi juga rutin menggelar Festival Kita Bisa sebagai ruang bagi para difabel untuk mengekspresikan diri serta menampilkan bakat minat para penyandang disabilitas.

Untuk pemenuhan hak sipil, pemkab menggulirkan program Go on Document (Godoc) dari rumah ke rumah untuk memberikan kemudahan kepada para difabel dalam proses pembuatan dokumen kependudukan.

Ruang-ruang publik dan sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi juga telah dibangun dengan konsep ramah difabel.

”Tak hanya itu, sejak beberapa tahun terakhir kami juga membuka jalur khusus difabel dalam rekrutmen ASN di Banyuwangi. Bahkan, perusahaan swasta juga kami dorong untuk membuka lowongan kerja bagi mereka. Ini sebagai bentuk dukungan pemkab kepada para difabel,” kata Ipuk.

Dalam momen tersebut, Ipuk juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah penyandang disabilitas. Antara lain kursi roda, kruk, walker, tongkat, alat bantu dengar, serta tangan dan kaki palsu.

Bantuan tersebut disambut gembira oleh para penerima. Salah satunya, Syaiful Ibad yang menerima bantuan kaki palsu.

Ibad yang lahir tanpa telapak kaki kanan tersebut sudah 4 kali ini menerima bantuan kaki palsu dari pemkab. ”Senang sekali. Yang lama memang sudah waktunya ganti, sudah kekecilan. Terima kasih,” ujarnya. (tar/sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#bupati ipuk #lebaran #difabel #pemkab banyuwangi #Destinasi Wisata #OPD #asn #Bupati Ipuk Fiestiandani #ABK