Pengumuman 20 besar tersebut berdasarkan hasil penilaian pada tahapan tes CAT dan psikologi yang selesai digelar 1 April lalu.
Dari 20 nama tersebut ada yang dari petahana, pendatang baru, dan keterwakilan kalangan perempuan. Dari petahana hanya menyisakan satu orang, yaitu Dian Purnawan.
Tiga petahana lainnya tidak lolos 20 besar. Mereka adalah Dian Mardiyanto, Ari Mustofa, dan Eko Sumanto.
Sementara dari eks Bawaslu yang lolos adalah Anang Lukman Afandi. Mantan Ketua Bawaslu Hamim justru tereliminasi dari 20 besar.
Mantan komisioner KPU sebelumnya Edi Saiful Anwar dan mantan komisioner Bawaslu Aksan Mustofa dinyatakan lolos.
Lalu siapa pendatang baru yang lolos 20 besar? Dari kalangan perempuan ada nama Aini Nuriyati, Ainur Rizqiyah, Akmaliyah, Anita Fitriyawati, Elok Rosyidah, dan Fitriani. Pendatang baru lainnya adalah Enot Sugiharto, Moh. Firdaus Yuliantono, Moh. Qowim, Muhammad Makhrus, M. Hasan Baisuni, Hasan Abdullah, Hadi Slamet, Ahmad Faizin, Rohman Sholeh, dan Sudarman.
”Sesuai hasil CAT dan psikologi kami telah memutuskan peserta yang lolos 20 besar. Peserta yang lolos 20 besar sudah kami umumkan pada 8 April lalu,’’ ujar Ketua Timsel KPU Jatim 2 Didik Suhariyanto.
Didik yang sehari-harinya sebagai Rektor Universitas Bung Karno, Jakarta menambahkan, mulai Selasa (16/4) peserta yang lolos 20 besar menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember.
Tes kesehatan meliputi cek darah, tes urine, USG, tes jasmani, dan tes lainnya. Tes kesehatan berlangsung selama dua hari mulai pukul 08.00 sampai 15.30.
Tahapan berikutnya yaitu tes wawancara pada 20 April di Hotel Luminor Surabaya.
”Hasil dari tes kesehatan dan wawancara, kami akan memilih 10 nama terbaik untuk kami kirim ke KPU RI untuk menjalani fit and proper test. Nanti KPU RI yang akan memilih 5 nama sebagai komisioner KPU Kabupaten Banyuwangi,” kata Didik yang asli kelahiran Banyuwangi tersebut.
Didik berharap, komisioner terpilih benar-benar memiliki integritas, profesionalitas, dan independensi untuk menjadi penyelenggara pemilu.
Seperti diketahui, masa jabatan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi akan habis pada bulan Juni 2024 nanti.
Tim seleksi (timsel) KPU Jatim telah membuka pendaftaran yang ditutup pada 19 Maret 2024 lalu.
Secara serentak habisnya masa jabatan komisioner KPU Banyuwangi bersamaan dengan KPU di 36 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Di Banyuwangi jumlah pendaftar KPU cukup tinggi, yaitu 44 orang. Mereka telah menjalani tes tulis (CAT) dan tes psikologi di Surabaya pada 30 sampai 31 Maret di Surabaya.
Salah satu peserta yang lolos 20 besar, Moh. Firdaus Yuliantono, membenarkan kalau mulai Selasa (16/4) dia ikut menjalani tes kesehatan.
Dikatakan Firdaus, tes telah dijalani dengan lancar. Firdaus mengaku bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saat tes.
”Yang jelas ada tes kesehatan jasmani dan mental. Kami juga menjawab 560 pertanyaan dengan waktu yang disiapkan 2,5 jam. Hari ini (17/4) dilanjutkan tes kesehatan fisik. Doakan semoga lancar karena masih ada tahapan tes wawancara pada 20 April di Surabaya,” kata Firdaus yang berprofesi sebagai pengacara dan reporter radio FM tersebut. (aif/c1)
Editor : Niklaas Andries