Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gawagis dan Kiai Deklarasi Mendukung Gus Munib untuk Jadi Cabup Banyuwangi

Dedy Jumhardiyanto • Jumat, 5 April 2024 | 17:12 WIB
KOMPAK: Gus Munib (tengah) didampingi Ketua Fokkal Kabupaten Banyuwangi KH Syaifudin Zuhri (kiri) dalam deklarasi dukungan di Warung Seblang, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh pada Rabu (3/4) petang.
KOMPAK: Gus Munib (tengah) didampingi Ketua Fokkal Kabupaten Banyuwangi KH Syaifudin Zuhri (kiri) dalam deklarasi dukungan di Warung Seblang, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh pada Rabu (3/4) petang.

RadarBanyuwangi.id – Ratusan Gawagis (sebutan untuk putra kiai), pengasuh pondok pesantren, dan kiai langgar se Kabupaten Banyuwangi, menggelar deklarasi dengan memberikan dukungan kepada KH Ahmad Munib Syafaat atau Gus Munib untuk maju sebagai Calon Bupati Banyuwangi 2024.

Dukungan gawagis dan para kiai yang juga dihadiri para pengasuh pondok pesantren putri, itu mengemuka saat buka puasa bersama di Warung Seblang, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh pada Rabu (3/4).

“Kami ingin Gus Munib maju sebagai Calon Bupati dalam Pemilihan Bupati Banyuwangi 2024 ini,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Quran, Singolatren, Kecamatan Singojuruh, KH Imam Muhtadi.

Dukungan itu juga disampaikan Ketua Forum Komunikasi Kiai Langgar (Fokkal) Kabupaten Banyuwangi, KH Syaifudin Zuhri yang juga hadir dalam acara tersebut.

“Kami sepakat dan mendukung Gus Munib maju dalam Pilkada Banyuwangi 2024,” ungkap kiai muda yang akrab disapa Gus Udin itu.

Usai buka puasa bersama, para Gawagis, pengasuh pondok pesantren, dan Fokkal langsung berikrar untuk mendorong Gus Munib dari Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari maju pada kontestasi politik yang akan digelar pada 27 November 2024.

“Kami putra-putri pengasuh pondok pesantren se-kabupaten Banyuwangi, siap dan mendukung sepenuhnya untuk majunya Gus Munib Syafaat dalam perhelatan Calon Bupati Kabupaten Banyuwangi 2024,”  kata KH M Syamsul Anam, Pengasuh Pondok Pesantren Umul Quro, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore saat memimpin ikrar dukungan.  

BERSIKAP: Para kiai langgar, pengasuh pondok pesantren, dan Gawagis saat deklarasi mendukung Gus Munib untuk maju dalam Pilkada Banyuwangi 2024 di Warung Seblang, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh
BERSIKAP: Para kiai langgar, pengasuh pondok pesantren, dan Gawagis saat deklarasi mendukung Gus Munib untuk maju dalam Pilkada Banyuwangi 2024 di Warung Seblang, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh

Menanggapi desakan dan dukungan dari para kiai langgar, Gawagis, dan pengasuh pondok pesantren itu, Gus Munib mengaku berterimakasih dan bersyukur karena memberikan motivasi dan  support batiniyah yang luar biasa bagi dirinya.

Karena para kiai itu mempunyai keahlin, naluri, dan insting yang mengarah kepada hal positif.

“Hari ini kita berusaha, termasuk mengumpulkan orang-orang yang doanya mustajab,” ucap Gus Munib.

Sebagai bentuk ikhtiar dan keseriusan, Gus Munib mengaku juga terus berupaya membangun electoral, sehingga namanya masuk dalam survei kandidat kontestasi Pilkada Banyuwangi.

Baca Juga: Kereta Favorit Pemudik, Jadwal Teranyar KA Sritanjung Jurusan Banyuwangi-Jogjakarta, Cek Selengkapnya Disini

“Kami terus melakukan komunikasi dengan lintas partai, ketika makin banyak partai yang mendukung, maka potensi menang tentu sangat besar bisa diharapkan,” jelas Rektor Universitas KH Muhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung, Banyuwangi ini.

Selain itu, terang dia, setiap sore kerap menghadiri acara buka puasa bersama bersama lintas komunitas, serta menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan personel orang yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat.

“Pilkada momentum lima tahun, kesempatan ini harus diciptakan. Kalau tidak, tidak akan bisa mengambil kesempatan tersebut,” terang Gus Munib.

Mengenai bakal pasangan calon, salah satu dewan pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung ini menyampaikan sementara ini cukup dinamis dengan siapa saja.

“Yang penting ikhtiar dulu sampai nanti ikhtiar kita dimana, akan ada komunikasi, koordinasi sekaligus harmonisasi keinginan bersama, sehingga menjadi sebuah harapan yang bisa saling membantu dan menguntungkan,” pungkasnya.(ddy/abi)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#Gus Munib #Gawagis #cabup #kiai #banyuwangi