Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dhea Sartika (Caleg PDIP Dapil IV), Raih 7.031 Suara, Jadi Anggota DPRD Termuda

Gareta Yoga Eka Wardani • Sabtu, 24 Februari 2024 | 15:57 WIB
DUKUNGAN: Dhea Sartika bersama para relawan di posko kemenangan, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.
DUKUNGAN: Dhea Sartika bersama para relawan di posko kemenangan, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.

Radarbanyuwangi.id – Dhea Sartika, calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, dipastikan bakal melenggang ke kursi legislatif Banyuwangi.

Perempuan berusia 24 tahun tersebut mendapat dukungan 7.031 suara.

Dhea tampaknya akan menjadi wakil rakyat termuda. Keberhasilan ini pun membuat warga di tempat tinggalnya, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, ikut berbahagia. Dhea menjadi wakil rakyat pertama dari desa tersebut.

”Alhamdulillah, saya bisa menjadi wakil pertama dari desa saya. Mulanya tidak percaya, tetapi sangat bersyukur atas dukungan masyarakat,” ucapnya.

Alumnus Magister Manajemen Universitas Ciputra Surabaya ini mengakui, bukan hal mudah untuk memantapkan hati terjun di dunia politik. Selama ini, Dhea tidak pernah berangan-angan menjadi anggota DPRD Banyuwangi.

”Saya butuh waktu tiga hari untuk menerima tawaran sebagai caleg,” ujar anak pengusaha bengkel Bandar Motor itu.

Banyak pertimbangan untuk maju menjadi caleg pada Pemilu 2024 yang digelar pada Rabu (14/2) lalu. Faktor keluarga, masyarakat, dan kesanggupannya menjadi hal yang sangat dipikirkan.

UNTUK RAKYAT: Dhea Sartika
UNTUK RAKYAT: Dhea Sartika

”Alhamdulillah, saya bersyukur ada dukungan dari keluarga dan masyarakat, semua mendorong saya untuk mantap berjuang,” kata anak pertama dari dua bersaudara itu.

Dhea percaya bahwa niat yang baik akan diiringi dengan kemudahan. Dan itu banyak dirasakan, mulai awal mendaftar hingga kini berhasil menembus kursi parlemen kabupaten.

”Kemudahan berkomunikasi dengan masyarakat hingga mendapat gedung gratis sebagai posko kemenangan, itu contoh dari kemudahan yang saya peroleh,” terangnya.

Berbagai lika-liku mengiringi perjalanan Dhea selama ini. Salah satunya, harus berangkat menuju kegiatan rapat internal partai dengan motor tanpa ditemani oleh siapa pun. Bahkan, Dhea sempat menemui momen cukup menggelitik.

”Saya sempat dikira tim IT dari caleg, padahal saya itu caleg,” ujarnya sambil tertawa.

Dhea berhasil mengamankan satu kursi DPRD Banyuwangi untuk PDI Perjuangan di Dapil IV dengan perolehan 7.031 suara.

Dari jumlah itu, dukungan terbesar berasal dari Kecamatan Bangorejo sebanyak 4.152 suara, disusul Kecamatan Siliragung 1.819 suara, Kecamatan Pesanggaran 395 suara, dan dari Kecamatan Purwoharjo 665 suara.

”Saya dan para relawan fokus di Kecamatan Bangorejo, tapi Alhamdulillah, di kecamatan lain menjadi dorongan dukungan saya,” ungkapnya.

Sebagai newbie di jajaran anggota DPRD Banyuwangi, Dhea mengaku sudah menyiapkan beberapa rencana sebagai wakil rakyat.

 ”Pertama yang akan saya lakukan merangkul masyarakat, baik yang mendukung atau pun tidak. Sekarang saya bertugas sebagai wakil mereka, dan itu tanggung jawab saya,” pungkasnya. (rei/abi/c1)

Editor : Niklaas Andries
#tanggung jawab #kecamatan #pemilu 2024 #kursi legislatif #daerah pemilihan (dapil) #it #desa #dukungan #wakil rakyat #banyuwangi #calon anggota legislatif #Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) #caleg