Mereka masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) di Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Sebanyak 48 tahanan masuk dalam DPTb.
Lima tahanan tidak masuk DPTb dikarenakan tidak memiliki NIK (nomor induk kependudukan).
Meski tempatnya terbatas, puluhan tahanan cukup antusias menyalurkan hak pilihnya. Mereka mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dan panitia pemungutan suara (PPS) Kelurahan Kebalenan.
"Jumlah tahanan sebenarnya ada 53 orang, namun hanya 48 orang yang masuk DPTb. Lima tahanaan tidak memiliki NIK atau KTP," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nanang Haryono melalui Kasat Tahti AKP Hariyanto.
"Untuk tahanan Polresta Banyuwangi hanya masuk dalam DPTb saja, jadi petugas PPS yang datang ke ruang tahanan dengan membawa surat suara dan bilik suara ke ruang tahanan," katanya.
Meski begitu, lanjut Hariyanto, para tahanan tetap antusias dalam menyalurkan hak pilihnya, baik dalam pemilihan pilpres maupun pileg.
”Alhamdulillah 100 persen tahanan sudah memilih. Untuk tahanan di polsek-polsek tidak ada. Semua sudah dikirim ke lapas kelas IIA Banyuwangi," ungkapnya. (rio/aif)
Editor : Niklaas Andries