SINGOJURUH, RadarBanyuwangi.id – Tujuh perangkat Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, kompak mengundurkan diri dari jabatannya sejak 11 Desember 2023 lalu.
Belum diketahui secara pasti penyebab mundurnya perangkat desa tersebut.
Namun, kabar yang santer berkembang menyebutkan, pengunduran diri merupakan imbas dari pemilihan kepala desa (pilkades).
Tujuh perangkat Desa Cantuk yang mengundurkan diri adalah Sekretaris Desa Rustam Nasir, Kepala Urusan Keuangan Mahrus, Kaur Perencanaan Muhaimin, Kepala Seksi Pelayanan Sulisetiowati, Kasi Kesra Sahrun Dodi Hermanto, Kepala Dusun Rampan Abdul Kohar, dan Kepala Dusun Klampokan Zaenul Abidin.
”Tujuh perangkat desa tersebut mengundurkan diri sebelum saya dilantik sebagai kepala desa,” ungkap Kepala Desa (Kades) Cantuk Imam Ghozali.
Begitu Imam dilantik sebagai kades Cantuk tanggal 15 Desember 2023, hanya tersisa empat perangkat desa.
Mereka adalah Kasi Pemerintahan Halim, Kaur Umum Siti Ulvia, dan dua kepala dusun yakni Kepala Dusun Cantuk Lor Suwarno dan Kepala Desa Cantuk Kidul Musta’in.
Surat pengunduran diri tujuh perangkat desa tersebut, kata Imam, tertanggal 11 Desember 2023 sebelum dia dilantik sebagai kades Cantuk.
Surat pengunduran diri tersebut juga sudah disetujui oleh kades sebelumnya, yakni Masbudi.
Sehingga, sudah sah atau mempunyai kekuatan hukum tetap.
”Saat saya masuk kantor pertama kali hanya tersisa empat orang termasuk dua kepala dusun,” ungkapnya.
Ketika Imam Ghozali mulai ngantor kali pertama, peralatan alat tulis kantor (ATK) juga tidak ada. Bahkan, sejumlah data file di komputer juga hilang.
”Entah sengaja atau tidak, semua data di komputer hilang. Dihapus atau bagaimana, saya tidak tahu. Yang jelas, saat pertama masuk kantor kondisinya benar-benar mulai dari nol,” katanya.
Imam juga pernah mengundang dan menawarkan kepada tujuh orang perangkat desa yang telah mengundurkan diri tersebut untuk kembali masuk dan bergabung dalam pemerintahan Desa Cantuk. Sayangnya, tawaran tersebut tidak membuahkan hasil.
”Alhamdulillah, saat ini kami sudah melakukan penjaringan perangkat desa baru. Mereka bakal mengisi kekosongan jabatan. Proses penjaringan sedang berjalan,” kata Kades Imam.
Hingga berita ini ditulis, tujuh perangkat desa yang mengundurkan diri belum ada yang berkomentar terkait pengunduran diri sebagai perangkat Desa Cantuk. (ddy/aif/c1)