RadarBanyuwangi.id – Pembangunan infrastruktur fisik menjadi prioritas Pemkab Banyuwangi tahun ini.
Selain menuntaskan 698 kilometer (km) jalan, ada 65 jembatan yang diselesaikan, 8 di antaranya adalah jembatan yang rusak akibat bencana banjir bandang tahun 2022 lalu.
Bupati Ipuk Fiestiandani meninjau salah satu jembatan yang telah selesai dibangun tahun ini. Yakni jembatan di Dusun Krajan, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, pada Jumat sore (22/12).
Jembatan ini merupakan salah satu jembatan yang rusak akibat banjir di Kecamatan Kalibaru pada tahun lalu dan telah selesai direkonstruksi.
”Alhamdulillah, kita bersyukur jembatan yang menjadi penghubung di desa ini sudah bisa digunakan kembali. Mobilisasi warga juga sudah bisa berjalan normal, semoga aktivitas semua warga semakin lancar,” ujar Bupati Ipuk saat meresmikan jembatan dengan panjang 10,2 meter dan lebar 6 meter tersebut.
Banjir bandang yang terjadi pada tahun lalu mengakibatkan 8 jembatan di Banyuwangi rusak.
Jembatan-jembatan yang rusak tersebut tersebar di Kecamatan Kalibaru, Glenmore, dan Kecamatan Banyuwangi.
”Semua jembatan yang rusak memang jadi prioritas, langsung kami masukkan dalam perencanaan tahun 2023. Alhamdulillah, kini jembatan yang rusak akibat banjir 2022 sudah bisa digunakan kembali warga. Kami berharap masyarakat yang tadinya harus menempuh jalan memutar, bisa kembali beraktivitas normal seperti sebelumnya,” harap Ipuk.
Beberapa jembatan yang selesai dibangun antara lain Jembatan Sutri di Kecamatan Banyuwangi dengan panjang 10,7 meter dan Jembatan Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru dengan panjang 10 meter dan lebar 5 meter.
Selain itu, Jembatan Gumuk di Desa Paspan dengan panjang 12 meter serta jembatan di Desa Sumber Jambe, Kecamatan Pesanggaran dengan panjang 14 meter.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU-CKPP) Suyanto Waspotondo menambahkan, pada tahun 2023 ini pihaknya melakukan pembangunan dan perbaikan jembatan sebanyak 65 buah.
”Selain itu, kami juga sudah tuntaskan 698 km jalan, baik jalan aspal, beton, maupun paving,” pungkasnya. (sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin