Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Terapkan Konsep SMKN Jateng di Pesantren

Sigit Hariyadi • Senin, 16 Oktober 2023 | 12:30 WIB

SILATURAHMI: Ganjar Pranowo berkunjung ke pesantren Motivasi Indonesia di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (6/10).
SILATURAHMI: Ganjar Pranowo berkunjung ke pesantren Motivasi Indonesia di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (6/10).
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Para kiai dan pengasuh pondok pesantren di Bekasi Raya memuji keberhasilan Ganjar Pranowo dalam merintis dan mengembangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Jawa Tengah (Jateng).

Mereka meminta konsep SMKN Jateng dapat diterapkan di pondok pesantren seluruh Indonesia.

Pengasuh Pesantren Motivasi Indonesia KH Ahmad Nurul Huda mengatakan, SMKN Jateng yang dirintis dan dikembangkan Ganjar Pranowo sangat menginspirasi.

"Termasuk bagi kalangan pesantren,” ujarnya saat bertemu dengan bakal calon presiden 2024 Ganjar Pranowo di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (6/10).

Menurut dia, SMKN Jateng dan pesantrennya memiliki konsep yang mirip, yakni boarding school. Namun, SMKN Jateng sebagai sekolah kejuruan mampu mencetak lulusan terbaik dan diterima di dunia kerja.

“SMKN Jateng itulah yang inspiring bagi kami. Kita ingin di pesantren tidak hanya meluluskan para kiai, tetapi juga para santri punya potensi besar untuk berkembang ke depan,” kata dia.

Karena itu, para kiai yang hadir dari Bekasi Raya menyampaikan kepada Ganjar agar konsep SMKN Jateng bisa diterapkan di seluruh pondok pesantren di Indonesia.

“Salah satu yang kita diskusikan adalah link and match sehingga di pesantren selain menimba keilmuan kitab dan ilmu agama, juga memberikan ruang pengembangan skil agar ketika lulus punya kesempatan bekerja di tempat yang lain,” papar KH Ahmad Nurul Huda.

Dia berharap, Ganjar Pranowo dapat memenangi kontestasi Pilpres 2024 sehingga yang dicita-citakan para kiai terkait pengembangan pesantren dapat terwujud.

”Semoga beliau jadi presiden. Insya Allah SMKN Jateng bisa dikembangkan lebih luas, terutama di pesantren-pesantren,” harapnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa dalam silaturahmi kali ini dia ingin belajar kepada para kiai dan ulama.

”Ini ponpes tapi yang hadir kiai-kiai yang kritis. Tadi bicara pendidikan, bicara antikorupsi, dan membangun komitmen bagaimana menjembatani santri agar bisa punya life skill,” tuturnya.

Maka, menurut Ganjar, tiap pesantren penting ada suatu pengembangan untuk ekonomi pesantren. "Pikiran beliau dengan kami sama. Ini ponpes dibangun dengan semangat untuk membantu anak yatim, demikian juga SMKN Jateng diperuntukkan bagi anak miskin. Spirit kita sama,” tandasnya.

Photo
Photo
Sekadar diketahui, SMKN Jateng yang diinisiasi Ganjar jadi konsep pendidikan yang mampu menjadi solusi pengentasan kemiskinan.

Berdasar data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, sejak 2014 lalu, sekolah berkonsep boarding itu telah meluluskan sebanyak 1.837 siswa, terdiri dari 825 orang lulusan SMKN Jateng Kampus Semarang, 336 orang lulusan SMKN Jateng Kampus Pati, dan 676 orang lulusan SMKN Jateng Kampus Purbalingga.

Sementara itu, Pemkab Banyuwangi juga terus berupaya mendorong kemandirian ekonomi para santri.

Baca Juga: LaporGub! Cara Ganjar Dorong Budaya AntikorupsiPemkab membuka ruang bagi para santri untuk mengikuti sejumlah program yang dicanangkan oleh pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa.

Seperti halnya Jagoan Banyuwangi, Santripreneur, hingga Banyuwangi Youth Network.

Pemkab Banyuwangi menyadari bahwa kehadiran para santri sangat vital bagi pembangunan.

Berdasar data Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, di Bumi Blambangan terdapat 205 pesantren dan lebih dari 37 ribu santri.

Editor : Syaifuddin Mahmud
#motivasi #ganjar pranowo #smkn jateng #Pondok Pesantrean #banyuwangi