Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemkab Banyuwangi Bangun Jalan Sepanjang 222 Km, Klaim 96 Persen Sudah Tuntas

Sigit Hariyadi • Minggu, 1 Oktober 2023 | 18:30 WIB
BIAR AWET: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau ruas Jalan Bomo-Kumendung Muncar yang telah tuntas dibangun dengan anggaran tahun 2023.
BIAR AWET: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau ruas Jalan Bomo-Kumendung Muncar yang telah tuntas dibangun dengan anggaran tahun 2023.

RadarBanyuwangi.id – Pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, menjadi salah satu prioritas Pemkab Banyuwangi pada tahun 2023. Bukan sekadar lips service. Bukan pula sekadar program tanpa eksekusi.

Terbukti, hingga menjelang akhir triwulan III tahun ini, pemeliharaan dan pembangunan jalan di kabupaten the Sunrise of Java sudah mencapai 214,781 kilometer (km).

Angka tersebut setara dengan 96 persen dari target. Tahun ini pemkab menganggarkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 222,139 km.

Bupati Ipuk Fiestiandani terus memantau pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU-CKPP) Banyuwangi. Tujuannya untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik dan sesuai target.

”Alhamdulillah, progres (perbaikan dan pembangunan jalan)-nya sudah mencapai 96 persen. Ada yang sudah tuntas, ada yang masih pengerjaan, ada juga yang tinggal proses overlay hot mix. Kami pantau terus pengerjaannya sampai tuntas,” ujarnya pada Jumat lalu (29/9).

Salah satu infrastruktur yang tuntas dibangun adalah ruas jalan Bomo–Kumendung sepanjang 15,8 km dengan lebar 6 meter. Pengerjaan di ruas yang satu ini meliputi pelebaran, betonisasi, serta overlay hot mix.

Ruas Bomo–Kumendung yang sempat ditinjau Bupati Ipuk pada Senin (25/9) lalu merupakan jalur lintas timur yang menghubungkan Kecamatan Blimbingsari dan Kecamatan Muncar.

”Jalannya sudah mulus, semoga bisa memudahkan mobilisasi warga serta mendorong perekonomian daerah. Mohon semuanya ikut menjaga agar awet, misalnya kendaraan berat yang lewat menyesuaikan dengan tonasenya. Kalau bisa desa melengkapinya dengan membangun drainase di sisinya agar air tidak menggenang di jalan sehingga aspal lebih awet,” pesan Ipuk.

Ipuk menambahkan bahwa perbaikan akses jalan tetap akan menjadi prioritas pembangunan di tahun 2024 mendatang. Sejumlah ruas jalan yang belum tersentuh perbaikan dan menjadi prioritas, akan dikerjakan tahun depan.

”Mohon maaf. Memang belum semua jalan rusak kami perbaiki, namun satu per satu akan pemkab tangani sesuai prioritasnya. Ada yang dibeton, diaspal, ada juga yang dipaving. Menyesuaikan,” jelasnya.       

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU-CKPP Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono menambahkan, total tahun ini pemkab menganggarkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 222,139 km.

”Target ini merupakan kumulatif dari seluruh kegiatan pemeliharaan jalan. Mulai betonisasi, hot mix, cor, hingga pavingisasi,” jelas lelaki yang akrab disapa Yayan itu.

Suyanto menyebut, dari 222,139 km tersebut, sudah dilakukan pengerjaan sepanjang 214,781 km. Sementara sisanya masih dalam proses lelang.

”Jika dirinci, dari 214,781 km yang sudah digarap tersebut, sepanjang 166,352 km telah tuntas 100 persen. Selain itu, 48,429 km masih dalam proses pengerjaan,” kata Yayan.

Sejumlah infrastruktur jalan yang telah tuntas di antaranya, ruas jalan Cluring–Cemetuk (1.700 meter, lebar 4 meter), Licin–Pakel sepanjang 1.550 meter, Wringinrejo–Yosomulyo (2.410 meter), Brak–Kelir (1.250 meter), dan Bedewang–Parangharjo (875 meter). Juga ruas jalan Bomo–Kumendung.

Sedangkan ruas jalan yang masih dalam pengerjaan di antaranya ruas Lidah–Dasri sepanjang 925 meter dan lebar 5 meter. Juga ruas Gambiran–Tegalsari yang kini tinggal menunggu proses overlay hot mix.

”Ini masih terus kami kerjakan. Insya Allah akan tuntas pertengahan Oktober 2023,” ungkap Yayan.

Yayan menambahkan, selain infrastruktur jalan, Pemkab Banyuwangi tahun ini juga menganggarkan pembangunan dan rehabilitasi 18 titik jembatan dan sejumlah saluran drainase untuk menunjang sektor pertanian. (sgt/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan #DIaspal #Infrastruktur #Ipuk Fiestiandani #banyuwangi #Dibeton #perbaikan 2 kua #muncar