Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jaga Toleransi dan Harmoni Antar Umat Beragama

Sigit Hariyadi • Senin, 25 September 2023 | 13:55 WIB

MERAJUT HARMONI: Ganjar Pranowo disambut oleh Bhante Pannavaro Mahathera saat melakukan kunjungan kerja ke Vihara Mendut di Magelang pada 15 Agustus lalu.
MERAJUT HARMONI: Ganjar Pranowo disambut oleh Bhante Pannavaro Mahathera saat melakukan kunjungan kerja ke Vihara Mendut di Magelang pada 15 Agustus lalu.
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Kerukunan umat beragama merupakan salah satu pilar yang harus terus dipelihara di tengah keberagaman Indonesia.

Hal itu bisa terwujud ketika semua golongan maupun agama bisa hidup bersama dengan saling pengertian tanpa mengurangi hak dasar masing-masing untuk melaksanakan kewajiban agamanya.

Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang menjadi barometer nilai-nilai kerukunan umat beragama di Indonesia.

Tak heran, provinsi yang satu ini kerap menjadi jujugan studi tiru oleh daerah-daerah lain se-Indonesia.

Salah satunya dilakukan jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Timur (Kaltim).

FKUB Kaltim pernah melakukan studi tiru kehidupan kerukunan dan moderasi beragama di Jawa Tengah dengan menemui Ganjar Pranowo pada 21 Juni 2023 lalu.

Pada saat itu Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan, kehadirannya di Jawa Tengah untuk belajar secara langsung kepada Ganjar dalam mengelola perbedaan dan berbagai persoalan.

“Salah satunya untuk belajar, karena kami menilai Pak Ganjar mengelola perbedaan dengan luar biasa,” ujarnya kala itu.

Photo
Photo
Hadi membandingkan Jawa Tengah yang memiliki jumlah penduduk 37 juta orang, sedangkan Kalimantan Timur “hanya” 3,7 juta orang.

“Sepuluh kali lipat lebih banyak dibanding dengan Kalimantan Timur, sehingga di Jawa Tengah diperlukan orang yang tangguh,” imbuhnya.

Toleransi juga ditunjukkan Ganjar saat melakukan kunjungan kerja ke Vihara Mendut di Magelang pada 15 Agustus 2023.

Pria berambut putih itu disambut langsung oleh Bhante Pannavaro Mahathera. Dengan senyum ramah, Bhante menyambut kedatangan Ganjar.

“Ini Pak, karyawan di Vihara Mendut, semuanya muslim. Sudah saya anggap seperti keluarga. Mereka ingin foto sama Pak Ganjar,” ucap Bhante.

Ganjar kemudian masuk ke area wihara sambil menyalami warga sekitar. Sepanjang perjalanan, Bhante bercerita banyak hal, utamanya terkait toleransi beragama di Magelang.

Bhante lantas mengajak Ganjar masuk ke kediamannya.

Photo
Photo
Mereka lantas ngobrol berdua tentang sejarah Borobudur, perkembangannya, serta banyak hal lain.

Sementara itu Ganjar mengatakan, hubungannya dengan Bhante Pannavaro sudah berjalan baik sejak lama.

”Beliau banyak mengajarkan kita tentang toleransi. Bagaimana cara kita menjaga negara bersama-sama. Saya senang dapat buku beliau, isinya tentang ceramah dan persepsi beliau, tentang bagaimana kita memahami perbedaan,” paparnya.

Menurut Ganjar, kerukunan adalah istilah yang dipenuhi oleh muatan makna baik dan damai.

“Kerukunan antarumat beragama tidak mungkin akan lahir dari sikap fanatisme buta dan sikap tidak peduli atas hak keberagaman serta perasaan orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, kerukunan umat beragama juga terjaga dengan baik di Banyuwangi.

Photo
Photo
Bahkan, kabupaten ujung timur Pulau Jawa telah memiliki Kampung Moderasi Beragama yang berlokasi di kawasan Klenteng Hoo Tong Bio, Banyuwangi.

Keberadaan Kampung Moderasi Beragama tersebut menegaskan rasa kebersamaan dan gotong royong antar umat beragama di Banyuwangi.

Kebersamaan dan gotong royong semua pihak, termasuk umat lintas agama menjadi salah satu kuncu penting kemajuan Banyuwangi di berbagai bidang. 

Editor : Syaifuddin Mahmud
#indonesia #kalimantan timur #ganjar pranowo #banyuwangi #fkub