RADAR GENTENG – Politisi asal PKB, Arif Wijaksana, selama ini dikenal sebagai pendamping desa.
Jabatannya, koordinator tenaga ahli Kementerian Desa Kabupaten Banyuwangi. Dia bertugas mendampingi desa dalam perencanaan pelaksanaan pembangunan di desa.
Namun dalam dunia perpolitikan, Arif mengaku masih minim pengalaman. Workshop Caleg yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi dianggap sebagai sarana dalam proses belajar untuk mengarungi kontestasi Pileg 2024.
”Saya tertarik untuk belajar trik-trik yang akan disampaikan dalam Workshop Caleg itu,” katanya.
Arif maju sebagai calon legislatif (caleg) dari PKB Provinsi Jatim untuk Dapil 4 yang meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso dengan nomor urut 5.
Arif mempunyai impian bisa andil dan terlibat dalam indahnya kesejahteraan rakyat yang merata dan berkelanjutan.
”Gerakan pemekaran kabupaten dan desa di Banyuwangi menjadi pintu utama untuk mencapai kesejahteraan rakyat,” katanya.
Untuk mencapai tujuan itu, imbuh Arif, butuh dukungan dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat.
Baik legislatif, eksekutif, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, NGO, dan tak kalah pentingnya peran media.
”Saya cukup serius, makanya ingin ikut Workshop Caleg,” tegasnya. (abi)
Editor : Ali Sodiqin