Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hadapi Pemilu 2024, 4 Parpol di Banyuwangi Terjunkan 100 Persen Bacaleg Petahana

Gareta Yoga Eka Wardani • Jumat, 15 September 2023 | 16:30 WIB
MAYORITAS MAJU LAGI: Sebanyak 50 caleg terpilih dilantik sebagai anggota DPRD Banyuwangi periode 2019–2024 di kantor dewan pada 21 Agustus 2019 lalu.
MAYORITAS MAJU LAGI: Sebanyak 50 caleg terpilih dilantik sebagai anggota DPRD Banyuwangi periode 2019–2024 di kantor dewan pada 21 Agustus 2019 lalu.

RadarBanyuwangi.id – Coblosan Pemilu 2024 bakal digeber 14 Februari tahun depan. Sebanyak 651 bakal kandidat anggota DPRD Banyuwangi berhasil melalui ”penyaringan awal” yang dilakukan KPU.

Mereka pun telah resmi terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) anggota DPRD Banyuwangi periode 2024–2029.

Di antara 651 bakal kandidat tersebut, sebanyak 47 orang berstatus bakal calon anggota legislatif (bacaleg) petahana alias incumbent.

Mereka berasal dari sembilan partai politik (parpol) yang memiliki wakil di lembaga DPRD Banyuwangi periode 2019–2024.

Seperti diketahui, komposisi DPRD Banyuwangi periode 2019–2024 terdiri dari 50 anggota.

Rinciannya, PDIP menempatkan 12 wakilnya, disusul PKB di posisi kedua dengan jumlah anggota dewan sebanyak sembilan orang. Partai Demokrat (PD) menduduki peringkat ketiga dengan anggota dewan sebanyak enam orang.

Selain itu, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Nasional Demokrat sama-sama mengantarkan lima wakil ke gedung dewan.

Selebihnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperoleh empat kursi dewan. Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) sama-sama memperoleh dua kursi wakil rakyat Bumi Blambangan.

Namun, dari 50 anggota dewan yang kini masih menjabat, tidak semuanya kembali bersaing mempertahankan kursi DPRD periode 2024–2029.

Berdasarkan analisis wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), dari sembilan parpol parlemen hanya empat parpol yang seluruh calon petahananya memutuskan kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Banyuwangi pada Pemilu 2024.

Keempat parpol tersebut yakni PD, Gerindra, Hanura, dan PKS.

Sementara itu, PPP menjadi parpol dengan persentase terendah bacaleg petahana. Dari empat anggota dewan, hanya satu orang yang bakal kembali bersaing memperebutkan kursi DPRD Banyuwangi melalui pemilu tahun depan.

Artinya, persentase bacaleg petahana PPP ”hanya” sebesar 25 persen dibanding jumlah total anggota DPRD Banyuwangi asal partai berlogo Kakbah tersebut.

Salah satu anggota DPRD asal PPP, Syamsul Arifin tidak menampik bahwa persentase bacaleg petahana PPP pada pemilihan anggota DPRD Banyuwangi hanya 25 persen.

”Memang PPP hanya 25 persen. Ada tiga incumbent yang tidak maju lagi sebagai bakal calon anggota DPRD Banyuwangi. Pertama, Hasanuddin tidak melanjutkan karena faktor kesehatan. Namun, dua incumbent lain nyaleg di tingkat provinsi dan pusat. Saya maju sebagai bacaleg DPRD Jatim, sedangkan Pak Basir (Ketua DPC PPP Banyuwangi) maju ke pusat (pemilihan anggota DPR RI),” ujarnya, Kamis (14/9).

Dengan demikian, imbuh Syamsul, secara kompetisi nilai yang diraih PPP lebih besar lantaran dua anggota dewan petahana ”naik kelas” ke kompetisi yang lebih tinggi.

Namun, demi menjaga suara PPP di Banyuwangi, diputuskan Syahroni tetap ”jaga gawang” pada Pileg 2024.

”Sehingga kalau dihitung secara berkompetisi nilainya di posisi 175 persen. Saya ke provinsi karena sudah terlalu lama di kabupaten, yakni sebanyak 3 kali, masa harus bertahan di kabupaten terus. Selain itu, saya ingin memperoleh pengalaman dan memperjuangkan suara masyarakat Banyuwangi di tingkat provinsi,” kata Syamsul.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Banyuwangi Faisol Aziz mengungkapkan, seluruh calon petahana asal PKS kembali maju pada pemilihan anggota DPRD Banyuwangi melalui Pemilu 2024. Mereka adalah Neni Viantin Dyah Martiva dan Sri Wahyuni.

”Seluruh calon petahana kami tetap lanjut untuk Pileg 2024. Selain mengamankan suara, kami juga mengupayakan target kursi lebih pada Pileg 2024,”tuturnya.

Faisol menargetkan PKS memperoleh 8 kursi atau 1 kursi di masing-masing dapil. (rei/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#pkb #petahana #nasdem #DPRD Banyuwangi #pdip #pemilu #bacaleg #PKS #ppp #Partai Poitik #Gerindra #Demokrat