CLURING, Jawa Pos Radar Genteng - Untuk memudahkan masyarakat mendapat pelayanan, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) menggelar Pelangi Goes to School atau Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) Banyuwangi yang dilakukan di sekolah, Rabu (12/9).
Dalam kegiatan itu mendatangi Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI 3 Cluring yang berlokasi di Desa/Kecamatan Cluring. Melalui program Pelangi Goes to School, siswa dapat mengakses berbagai layanan adminduk di stan pelayanan Dispendukcapil. “Ini tindak lanjut program Pelangi Goes to School yang kami gagas,” kata Kepala Dispenduk Banyuwangi, Juang Pribadi.
Layanan dalam program ini, terang Juang, pengurusan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, dan lainnya. “Para siswa dan masyarakat juga bisa konsultasi berkaitan surat pindah domisili,” katanya.
Menurut Juang, program ini dihadirkan sebagai wujud pelayanan yang sama dari pemerintah kepada seluruh masyarakat, termasuk para siswa yang berkebutuhan khusus. “Kami jemput bola demi memberikan kemudahan kepada adik-adik kita yang istimewa atau berkebutuhan khusus ini,” ujarnya.
Mantan Kabag Protokol Pemkab Banyuwangi itu berharap, kegiatan ini bisa membantu para siswa untuk memiliki data kependudukannya sendiri. “Data kependudukan sangat penting bagi siswa. Adik-adik berkebutuhan khusus ini memang rawan tidak memiliki data atau datanya salah. Dengan kegiatan ini semoga membantu,” harapnya
Kepala SLB PGRI 3 Cluring, Nyoman Henny Parwati menyampaikan terima kasihnya dengan adanya kegiatan Pelangi Goes to School ini. “Siswa kami berasal dari berbagai kecamatan, separonya belum memiliki data kependudukan, program ini sangat membantu,” ujarnya.
Henny berharap kegiatan seperti ini bisa kembali dilakukan baik di sekolahnya atau di sekolah lain. “Mungkin banyak orang tua siswa yang malu untuk mengurus data kependudukan, dengan kegiatan jemput bola ini jelas sangat membantu,” katanya seraya menyebut sekolahnya mulai SD, SMP, dan SMA dengan 128 siswa.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi