Sabtu kemarin (2/9) petinggi tiga partai langsung merapatkan barisan. Mereka membahas langkah strategis terkait kemenangan duet Amin pada Pilpres 2024 nanti.
Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris NasDem Zamroni, Ketua DPC PKB KH Abdul Malik Syafaat, dan Ketua DPD PKS Faisol Aziz.
Mereka menggelar pertemuan dilanjutkan makan siang di Resto Balesaji, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat.
Ketiganya terlihat cukup akrab. Bak kawan lama, mereka saling melempar canda di sela obrolan serius. Lebih mirip reunian.
Maklum para petinggi partai Banyuwangi tersebut memang sudah saling kenal.
Kedekatan tersebut bakal menjadi modal penting dalam penyatuan visi, semangat, dan arah pergerakan.
Ketiganya sepakat memenangkan duet Anies-Cak Imin dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. “Pertemuan ini untuk menjalin sinergi, untuk kemenangan Anies-Cak Imin di Banyuwangi,” ujar Sekretaris DPD Partai NasDem Banyuwangi, Zamroni.
Dikatakan Zamroni, pesona dan daya tarik mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, memberikan optimisme bakal mendulang dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya di Banyuwangi yang merupakan basis warga nahdliyin. “Kami optimistis menang,” tegas Zamroni.
Hal senada diungkapkan Ketua DPC PKB Banyuwangi KH Abdul Malik Syafaat.
Gus Malik mengatakan, dalam momentum Pemilu yang semakin dekat, selain fokus untuk mendampingi para kadernya nyaleg, partainya juga tengah mempersiapkan pola dan upaya dalam memenangkan pasangan Amin di Bumi Blambangan.
Silaturahmi bersama pengurus NasDem dan PKS tersebut merupakan langkah awal pergerakan. Yakni pergerakan menjemput takdir kemenangan pasangan Anies-Cak Imin.
“Di sini kita saling bersilaturahmi sekaligus komunikasi awal guna menata komunikasi arus bawah,” cetusnya.
Silaturahmi, komunikasi dan konsolidasi tersebut akan terus dibangun.
Bahkan untuk menggaungkan semangat kebersamaan akan segera didirikan posko kemenangan bersama di Banyuwangi.
“Sebagai bentuk loyalitas dan totalitas usai deklarasi pasangan Gus Imin dan Anies (AMIN), kami langsung bergerak cepat. Kami tegak lurus siap mengawal kemenangan duet Amin, khususnya di Banyuwangi,” tandasnya.
Gus Malik menyebut, munculnya pasangan Amin di kalangan pengurus PKB bukan hal yang mengejutkan.
Sebab, kemungkinan kedua tokoh politik tersebut telah dipertimbangkan sebelumnya. "Hal itu merupakan bentuk kecerdikan dari Cak Imin. Tak heran jika Cak Imin kini disebut sebagai Jenderal Kancil," kata Gus Malik.
Editor : Syaifuddin Mahmud