Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gelontor Program Pemberdayaan Masyarakat, Bupati Ipuk Jalani Bunga Desa di Kluncing icin

Sigit Hariyadi • Jumat, 11 Agustus 2023 | 15:00 WIB
MENYAPA SISWA: Bupati Ipuk berbincang dengan siswa SDN 1 Kluncing dalam program Bunga Desa, Kamis (10/8). Siswa diperiksa kadar hemoglobin (Hb) untuk mendiagnosis penyakit anemia.
MENYAPA SISWA: Bupati Ipuk berbincang dengan siswa SDN 1 Kluncing dalam program Bunga Desa, Kamis (10/8). Siswa diperiksa kadar hemoglobin (Hb) untuk mendiagnosis penyakit anemia.

RadarBanyuwangi.id – Bupati Ipuk Fiestiandani kembali menjalani program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa).

Kamis (10/8), orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi tersebut berkantor di Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

Berbagai program pemberdayaan masyarakat dijalankan di desa yang berlokasi di kaki Gunung Ijen itu.

Di antaranya pendampingan dan peningkatan usaha mikro, penyaluran bantuan alat usaha, pelayanan administrasi kependudukan (adminduk), pengolahan sampah, skrining kesehatan anak serta penanganan tengkes (stunting), dan lainnya.

Dalam kesempatan kali ini, Ipuk mengunjungi lokasi produksi dan pengolahan gula aren. Desa Kluncing merupakan salah satu sentra gula aren yang diolah dengan cara organik. Untuk meningkatkan produksi gula merah, Ipuk turut menyalurkan bantuan jenis alat usaha.

”Gula aren yang diproduksi oleh masyarakat di sini kualitasnya sangat baik karena dilakukan dengan cara organik,” ujarnya.

Photo
Photo

Bupati Ipuk juga meninjau pelaksanaan pendampingan pada usaha mikro melalui Teman Usaha Rakyat (TUR). TUR merupakan tim yang diberi tugas khusus untuk mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar ”naik kelas”.

”Kalau dalam Program Keluarga Harapan (PKH) ada Pendamping PKH, maka untuk pendampingan UMKM di Banyuwangi memiliki Teman Usaha Rakyat,” jelas Ipuk.

TUR mendampingi 5 sampai 10 UMKM untuk dibantu dari berbagai sisi. Termasuk digitalisasi pemasaran dan pengurusan izin, sertifikasi seperti Pangan-Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sebagainya.

Pada kegiatan Bunga Desa ini, mereka yang memiliki usaha mikro langsung didampingi untuk pengurusan izin administrasi usaha. Tidak hanya itu, Ipuk juga menyalurkan bantuan Warung Naik Kelas (Wenak).

Belum berhenti sampai di situ, pada kegiatan Bunga Desa kali ini, masyarakat setempat juga diberi pelatihan pengolahan sampah.

Bahkan, Ipuk meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Sungai Watch, lembaga nonpemerintahan yang giat membersihkan sungai.

JINAKKAN API: Murid-murid SDN 1 Kluncing diajari cara memadamkan api yang benar oleh petugas  Damkarat Banyuwangi.
JINAKKAN API: Murid-murid SDN 1 Kluncing diajari cara memadamkan api yang benar oleh petugas Damkarat Banyuwangi.

Ipuk juga melakukan program skrining kesehatan pada anak yang dipusatkan di SDN 1 Kluncing. Di lokasi ini siswa remaja putri diperiksa kadar hemoglobin (Hb)-nya untuk mendiagnosis anemia. Mereka juga diberi tablet penambah darah untuk diminum bersama-sama.

”Pemeriksaan Hb agar para remaja putri bisa dideteksi sejak dini dan untuk memastikan mereka tidak menderita anemia,” kata dia.

Ipuk juga mengampanyekan budaya hidup sehat pada anak. Sasarannya adalah para siswa baru. Para siswa SD umumnya melakukan berbagai hal dengan cara seadanya.

Padahal penerapan pola hidup sehat yang benar akan melindungi mereka dari berbagai penyakit.

Pada kesempatan itu, para siswa kelas 1 juga diberi obat cacing. Ipuk menjelaskan, hal-hal kecil yang dilakukan kali ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan generasi mendatang yang sehat dan berkualitas.

Selain itu, Ipuk juga menjenguk ibu hamil berisiko tinggi, anak penderita tengkes, dan lansia sakit. Ipuk berpesan kepada para tenaga kesehatan agar rutin memantau kondisi mereka. (sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#PIRT #Kluncing #bunga desa #umkm #Sampah #Ipuk Fiestiandani #adminduk #licin #stunting