Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ajak Santriwati Menjadi Perempuan Tangguh

Gerda Sukarno Prayudha • Selasa, 4 April 2023 | 21:58 WIB
BERI MOTIVASI: Bupati Ipuk menyapa santriwati usai menjalani salat Tarawih berjemaah di kompleks Ponpes Darussalam Blokagung, Minggu (2/4). (Dini Untuk RadarBanyuwangi.id)
BERI MOTIVASI: Bupati Ipuk menyapa santriwati usai menjalani salat Tarawih berjemaah di kompleks Ponpes Darussalam Blokagung, Minggu (2/4). (Dini Untuk RadarBanyuwangi.id)
TEGALSARI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Bupati Ipuk Fiestiandani bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Minggu (2/4). Tidak sekadar bersilaturahmi, orang nomor satu di jajaran Pemkab Banyuwangi tersebut juga menyapa sekaligus memberi motivasi kepada para santriwati.

Ipuk berkunjung ke Ponpes Darussalam mendampingi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas. Kedatangannya disambut oleh jajaran masyayikh Ponpes Darussalam. Tampak hadir di antaranya KH Hisyam Syafaat, KH Hasyim Syafaat, KH Afif Jauhari Syafaat, KH Abdul Kholiq Syafaat, dan KH Abdul Munib Syafaat. Hadir pula Nyai Hj Handariyatul Masruroh.

Sementara itu, kunjungan ke Ponpes Darussalam juga dimanfaatkan Ipuk untuk menyapa para santriwati. Dia mengajak para santriwati menjadi perempuan tangguh. ”Menjadi perempuan hari ini harus tangguh. Harus siap menghadapi tantangan,” ucapnya saat bertemu para santri putri usai menunaikan salat Tarawih.

Ipuk melanjutkan, perempuan harus mampu membuktikan bahwa mereka tidak boleh dicap hanya bisa berkiprah di ranah domestik keluarga, tetapi juga di ruang-ruang publik dengan menjalani beragam profesi yang berdampak ke masyarakat. Contohnya, menjadi pegiat keagamaan, guru, dosen, pengusaha, politisi, pegiat seni, pegiat olahraga, dan sebagainya.

Untuk mencapai kemampuan yang demikian, imbuh Ipuk, haruslah dilatih sedini mungkin. ”Beruntung kalian yang merasakan pendidikan di pesantren. Kalian telah sejak belia dilatih untuk mampu menjadi perempuan hebat. Dilatih mandiri dalam mengurus kebutuhan pribadi, sekaligus diasah sedemikian rupa kemampuan intelektualnya untuk berguna bagi bangsa dan agama,” ujarnya.

Untuk memperkuat tujuan tersebut, imbuh Ipuk, Pemkab Banyuwangi menyiapkan sejumlah beasiswa pendidikan. Hal ini bisa diakses oleh para santri untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. Salah satunya yaitu program Banyuwangi Cerdas. Program ini berupa pemberian beasiswa untuk jenjang pendidikan strata satu (S-1).

Sementara itu, silaturahmi juga berlangsung di ndalem kasepuhan Ponpes Darussalam. KH Hisyam Syafaat mendoakan agar Ipuk diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah. ”Mugi-mugi amanah. Tambah manfaat barokah,” ungkap putra sulung KH Mukhtar Syafaat tersebut.

KH Abdul Munib Syafaat yang juga anggota DPRD Banyuwangi mengapresiasi kiprah Bupati Ipuk. Menurut dia, bupati perempuan kedua dalam sejarah Banyuwangi ini telah menunjukkan kinerja yang cukup baik. Khususnya dalam peningkatan ekonomi. ”Semoga berbagai persoalan mendasar di Banyuwangi bisa semakin teratasi,” harap anggota legislatif yang telah menjabat dua periode tersebut. (sgt/aif/c1) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#ipuk #pesantren #blokagung #Silahturahmi #banyuwangi #bupati