Promosi jabatan salah satunya dialami Suratno. Sebelumnya dia menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) kepala instansi yang membidangi pendidikan di Bumi Blambangan tersebut. Namun, mulai kemarin, Suratno ”naik kelas” menjadi Kepala Dispendik definitif.
Pada pelantikan kali ini, Suratno merupakan satu-satunya ASN yang dilantik sebagai pejabat eselon II. Sedangkan 24 orang lain dilantik sebagai pejabat eselon III dan IV. Rinciannya, eselon IIIa sebanyak sepuluh orang, eselon IIIb sebanyak tujuh orang, dan seselon IV sebanyak 7 orang.
Suratno wajar dilantik menjadi pejabat definitif karena sudah dua tahun lamanya dia berstatus sebagai Plt. Belakangan kinerjanya semakin mewarnai dunia pendidikan di Banyuwangi. Suratno juga all-out mendukung program Sedekah Buku yang digagas Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sebelum program ini di-launching tanggal 25 Agustus di SMPN 1 Glagah, Suratno mendonasikan ribuan buku bacaan yang diangkut satu pikap ke kantor JP-RaBa.
Selain Suratno, promosi jabatan salah satunya juga dialami Bibin Widiatmoko. Dia naik jabatan dari Sekretaris Kecamatan Kabat menjadi Camat Kabat.
Sementara itu, prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ASN tersebut dipimpin langsung Bupati Ipuk Fiestiandani di Aula Rempeg Jogopati, kantor Pemkab Banyuwangi, kemarin (26/8). Selain Ipuk, hadir pula Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono serta para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan camat se-Banyuwangi.
Bupati Ipuk mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa di kalangan ASN. ”Kami melakukan beberapa rotasi jabatan untuk memberi warna baru agar teman-teman ASN punya semangat baru dalam bekerja,” ujarnya.
Ipuk berharap, pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Banyuwangi yang dilakukan kemarin memberikan energi baru bagi para ASN. Terlebih, imbuh Ipuk, tantangan yang harus dihadapi ke depan semakin berat. ”Maka, butuh energi baru sehingga mereka bisa bekerja lebih baik dan mencapai target-target yang diharapkan. Serta memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, dikonfirmasi usai pelantikan, Kepala Dispendik Suratno mengatakan siap bekerja keras untuk mencapai target-target yang diamanahkan kepadanya. Termasuk capaian yang diprogramkan Bupati Ipuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurut Suratno, tugas utama pihaknya di Dispendik adalah meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Banyuwangi. Indikator IPM tersebut antara lain rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. ”Itu yang akan terus kami genjot. Kita punya program Aksara tahun ini tagline-nya diubah menjadi new Aksara dengan melibatkan banyak komponen masyarakat agar masyarakat Banyuwangi minimal berijazah setara SMA. Kita sudah punya data by name by address. Kalau kita gotong royong, kami optimistis itu bisa kita tuntaskan,” pungkasnya. (sgt/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud