Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Usung Spirit Rebound, Bunga Desa Kembali Digulirkan

Ali Sodiqin • Selasa, 8 Februari 2022 | 15:00 WIB
usung-spirit-rebound-bunga-desa-kembali-digulirkan
usung-spirit-rebound-bunga-desa-kembali-digulirkan


BANYUWANGI - Bupati Ipuk Fiestiandani kembali menggeber program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Setelah sempat terhenti akibat terjadinya gelombang kedua Covid-19, program tersebut kembali digulirkan dengan mengusung spirit baru, yakni Banyuwangi Rebound.



Kali ini Bupati Ipuk ngantor di Desa Setail, Kecamatan Genteng. Melalui program ini, Ipuk ingin menularkan semangat Banyuwangi Rebound yang terdiri dari tiga pilar, penanganan pandemi, pemulihan ekonomi, dan merajut harmoni sampai ke desa-desa.



Ipuk mengatakan, tiga pilar Banyuwangi Rebound inilah yang mewarnai serangkaian agenda Bunga Desa di Desa Setail tersebut. ”Kami kembali gerakkan program Bunga Desa ini untuk menularkan spirit Banyuwangi Rebound sampai ke desa-desa. Kami ingin mengajak semua bergerak bersama,” ujarnya.



Salah satu agenda yang mewarnai program Bunga Desa kemarin adalah pelaksanaan vaksinasi di SD Negeri 1 Setail. Selain itu, Ipuk juga mengampanyekan protokol kesehatan (prokes) kepada warga. ”Seperti saat saya bertemu para sepuh di masjid. Saya sampaikan kembali untuk segera vaksin booster sekaligus untuk tetap menggunakan masker, terutama saat beraktivitas bersama orang banyak,” tuturnya.



Selain penanganan pandemi, lanjut Ipuk, sejumlah program Bunga Desa juga diarahkan untuk pemulihan ekonomi. Seperti halnya bantuan untuk kelompok perempuan tani, meninjau sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga meninjau e-Warung Toko Sukajo. ”UMKM menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi ini. Kami terus memberikan support dengan berbagai kebijakan agar pertumbuhan mereka tetap terjaga. Seperti halnya program UMKM Naik Kelas dan gerakan ASN Belanja,” terang Ipuk.



Pada kesempatan itu, Ipuk juga memberikan bantuan usaha kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek Bulan. Mereka menerima bantuan ayam ternak dan kandangnya, benih ikan, dan juga bibit tanaman dan sayuran untuk dimanfaatkan di lahan mereka. ”Bantuan usaha ini sebagai stimulan bagi mereka. Kami harap mereka bisa memanfaatkannya dengan baik,” imbuhnya.



Lebih lanjut Ipuk menjelaskan, program Bunga Desa juga bertujuan merajut harmoni. Di antaranya dengan mengajak simpul-simpul masyarakat untuk bergerak bersama. Seperti halnya bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat di desa tersebut. ”Kami juga selalu mengagendakan salat Asar berjamaah. Kita ingin menyapa masyarakat di masjid untuk mengajak bersama-sama membangun Banyuwangi,” jelasnya.



Sektor pelayanan publik juga tak terlepas dari agenda Bunga Desa. Pelayanan administrasi kependudukan, perizinan, sampai upgrade program Smart Kampung menjadi bagian wajib dari program kunjungan Bupati Ipuk tersebut. Ipuk ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik di desa-desa, meskipun dalam kondisi pandemi saat ini.



”Selain tiga pilar tersebut, spirit Banyuwangi Rebound ini ditopang oleh dua hal. Di antaranya adalah fondasi pelayanan publik yang baik. Kami cek layanan di desa, ternyata berjalan dengan baik. Bahkan, sudah muncul inovasi-inovasi, seperti mengurus dokumen adminduk cukup di kafe kawasan embung,” kata dia.



Seperti diketahui, Bunga Desa merupakan program Bupati Ipuk sejak awal menjabat. Setiap pekan ia melakukan aktivitas kerja di satu desa sehari penuh. Ada puluhan ribu persoalan yang teratasi dari program Bunga Desa selama 15 kali dilaksanakan. Pada akhir Juni tahun lalu, program ini sempat terhenti karena laju persebaran Covid-19 memasuki gelombang kedua.



Saat ini, ketika penanganan pandemi mulai terkendali, program unggulan tersebut kembali digelar. ”Prokes ketat tetap kami jalankan, pelayanan kepada warga juga kami tata sedemikian rupa untuk menghindari penularan Covid-19,” pungkasnya. 


Editor : Ali Sodiqin
#pemkab banyuwangi #bunga desa #pelangi #banyuwangi rebound