Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kembali Pimpin DPC PPP Situbondo, Zeiniye Incar Kursi Ketua DPRD

Ali Sodiqin • Selasa, 23 November 2021 | 15:53 WIB
kembali-pimpin-dpc-ppp-situbondo-zeiniye-incar-kursi-ketua-dprd
kembali-pimpin-dpc-ppp-situbondo-zeiniye-incar-kursi-ketua-dprd


BUNGATAN - Zeiniye terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Situbondo periode 2021-2025. Ini setelah dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IX, kemarin (22/11), dia mendapatkan dukungan mayoritas dari  PAC PPP.



Pantauan koran ini, Zeiniye memperoleh 17 suara. Dia mengalahkan rivalnya Zairosi yang hanya memperoleh dua suara. Muscab digelar di Hotal Pasir Putih. Dalam sambutannya, Zeiniye mengatakan, kepemimpinannya di periode kedua, PPP harus menjadi partai pemenang dalam pemilu legislatif (Pileg). Sehingga, bisa mendapatkan jatah kursi Ketua DPRD Situbondo. “PPP menargetkan 13 kursi DPRD pada pemilu legislatif tahun 2024,” cetusnya.



Kata Zeiniye, muscab PPP kali ini mengangkat tema ‘Merawat Wasiat Perjuangan Guru’. Sehingga, bukan hanya sekedar membahas pergantian kepemimpinan PPP. Tapi, juga menjadi media melakukan muhasabah. Program yang pelaksanannya belum sempurna, harus segera disempurnakan.



“Kalau saya dipercaya kembali menjabat Ketua DPC PPP Situbondo, akan menyempurnakan bersama sama. Sebab membangun Situbondo ke depan tidak bisa sendirian. Melainkan harus dengan sinergi antar sesama elemen,” ungkap politisi yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim tersebut.



Srikandi asal Desa Sopet Kecamatan Jangkar tersebut menegaskan, PPP Situbondo tidak bisa dilepaskan dari peran sosok Almarhum KHR Fawaid As’ad, Pengasuh ketiga Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo. Sebab, beliau sudah berhasil menanamkan jasa perjuangan bagi kemajuan PPP Situbondo.



Dia berharap sejarah tersebut jangan sampai diputus atau dihapus. Karena, kebesaran PPP Situbondo diraih berkat perjuangan dari Almarhum KHR Fawaid. “Amanah beliau kepada kader PPP, pertama seorang kader atau pimpinan harus bisa mengayomi seluruh lapisan masyarakat. Kedua, adanya kekuasaan saat ini harus memiliki manfaat untuk kemaslahatan ummat Islam,” tandasnya.



Menurutnya, saat PPP Situbondo berada di era kepemimpinan KHR Fawaid As’ad, pihaknya pernah melakukan intervensi kepada pemerintah berupa perda penyelenggaraan pendidikan, perda pendidikan diniyah yang di dalamnya terdapat tentang BTQ dan perhatian kepada guru ngaji. Tentu semua itu  dilakukan untuk menguatkan nilai PPP yang memiliki basis Islam. “Sebagai Partai Islam, kami berkomitmen untuk memiliki nilai manfaat yang berjuang dalam bidang agama,” jelasnya.



Sementara Bupati Situbondo, Karna Suswandi yang membuka pelaksanaan muscab, mengakui kepemimpinan Ketua DPC PPP Situbondo di bawah kendali Zeiniye tambah berkembang pesat. Bupati menilai Zeiniye sebagai pemimpin yang luar biasa dan cerdas. Itu dibuktikan saat menjabat ketua tim pemenangan ‘Bung Karna-Nyai Khoirani’ pada pilkada tahun lalu.



“Sosok Bu Zei berhasil mengantarkan saya dan Nyai Khoi sebagai pemenang pilkada. Sebagai seorang pemimpin perempuan, Bu Zei ini sangat luar biasa,” pungkas Bupati disambut tepuk tangan peserta dan hadirin. (jon/pri)


Editor : Ali Sodiqin
#muscab