BANYUWANGI - Ketua DPAC PKB Kecamatan Rogojampi Husnu Abadi terang-terangan memberikan dukungan kepada KH Abdul Malik Syafaat alias Gus Malik. Dukungan yang diberikan kepada putra keenam pendiri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari itu bukan tanpa alasan.
”Gus Malik berasal dari kultur pesantren, tentu memiliki potensi besar untuk mengembalikan kebesaran dan kejayaan PKB di Banyuwangi,” tegas lelaki yang akrab disapa Didik ini.
Menurut Didik, Gus Malik memiliki potensi untuk bisa mengembalikan kejayaan PKB dengan memperoleh 17 kursi di DPRD Banyuwangi, bahkan juga bisa lebih. Selain itu, Gus Malik juga memiliki kedekatan dengan keluarga besar Nahdliyin dan basis massa yang jelas, khususnya di kalangan pesantren.
Jejaring gerbong Pesantren Darussalam Blokagung, kata Didik, juga menjadi salah satu pertimbangan kenapa menjatuhkan pilihan terhadap Gus Malik sebagai bakal ketua DPC PKB Banyuwangi. Bukan hanya dekat dengan pengasuh pondok pesantren lain, tapi juga memiliki alumni santri serta jamaah pengajian yang berada hampir di seluruh pelosok Banyuwangi. ”Dengan figur kader yang mumpuni dan fresh, saya yakin dan optimistis Gus Malik akan mampu mengembalikan kejayaan PKB,” ujar putra (Alm) KH Abdurrahman Hasan ini.
Yang tak kalah penting, lanjut Didik, PKB dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama (NU). Oleh karenanya, figur Gus Malik sebagai ketua DPC PKB yang berasal dari kalangan pondok pesantren tentu akan lebih dekat dalam mengemban amahah dan khidmat di NU.
”Kami bisa memahami jika semua keputusan berada di DPP PKB. Tapi minimal bukti dukungan DPAC ini, akan menjadi pertimbangan DPP dalam menentukan arah kebijakan siapa yang lebih pantas mengemban amanah menjadi ketua DPC PKB Banyuwangi dan memiliki semangat membesarkan PKB Banyuwangi, ” terang pria asal Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi ini.
Didik juga berharap agar semua kandidat calon yang lain bisa bersama-sama bergabung dalam kepengurusan. Agar tujuan yang sama, yakni membesarkan PKB Banyuwangi, tidak hanya menjadi kepentingan gerbong Gus Malik melainkan juga bersama-sama. ”Kami memiliki usulan kepada DPP, agar mengakomodasi para kandidat calon ketua DPC ini menjadi satu barisan kepengurusan. Sehingga akan saling menguatkan demi membesarkan DPC PKB Banyuwangi,” tandasnya.
Dukungan yang sama juga datang dari DPAC PKB Kalibaru. Ketua DPAC PKB Kalibaru Fathan Himami Hasan berharap agar Ketua Dewan Syuro DPC PKB tetap di bawah kepemimpinan KH Abdul Ghofar. Baginya sosok Ketua Dewan Syuro cukup berpengaruh bagi PKB dan sosok yang pas adalah KH Abdul Ghofar. ”Kalau di Banyuwangi, siapa yang tak kenal KH Abdul Ghofar. Figur pendakwah yang masyhur dan dikenal warga Nahdliyin. Sosoknya juga luwes, berwawasan luas, dan familier,” ujarnya.
Mengenai sosok yang didukung sebagai Ketua DPC PKB, Fathan masih malu-malu untuk mengungkapkan. Dia hanya ingin seluruh kandidat tetap rukun, tidak saling menjatuhkan dan tetap menghormati apa yang menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. ”Siapa pun nanti yang jadi ketua DPC, kami berharap semua calon dalam satu barisan membesarkan PKB Banyuwangi,” pungkasnya. (ddy/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin