BANYUWANGI – Menghadapi pelaksanaan Pemilu Kepala Daeah (Pilkada) 2018, Satuan Sabhara Polres Banyuwangi meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) anggotanya. Salah satu bentuk peningkatan SDM adalah menambah porsi latihan pengendalian massa (dalmas).
Kegiatan latihan dalmas itu melibatkan anggota polsek jajaran atau disebut dalmas kerangka, dan anggota Sabhara Polres sebagai dalmas inti. Latihan Dalmas itu dipimpin langsung Kasat Sabhara, AKP Basori Alwi.
Puluhan personel dalmas kerangka dan dalmas inti itu melakukan latihan teknik pengendalian massa. Sebelum melakukan latihan, puluhan personel dilatih fisik terlebih dahulu, yakni dengan berlari mengelilingi lapangan Mapolres Banyuwangi kemarin (14/1).
Setelah berkeringat, anggota Sabhara mulai berbaris rapi. Tidak lupa mereka juga mengenakan sejumlah peralatan seperti rompi, tameng dalmas, dan tongkat. Mereka melaksanakan formasi teknik dalmas dengan kompak.
AKP Basori Alwi mengatakan, latihan dalmas tersebut diikuti semua personel satuan Sabhara Polres Banyuwangi. Latihan itu merupakan kegiatan rutin sesuai waktu yang ditentukan dan dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.
Menurut Basori, latihan tersebut sekaligus untuk me- refresh agar anggota Sabhara semakin profesional dalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan. “Anggota sudah memiliki gambaran apa yang akan dilakukan jika menghalau massa, dan kemungkinan terburuk terjadi tidak bentrok massa,” jelasnya.
Dengan giat melakukan latihan dalmas tersebut, maka masing-masing personel kekuatan fisiknya terus terjaga dengan baik. Lebih dari itu, dengan seringnya dilaksanakan latihan, maka personel akan mudah dan lancar untuk melakukan pengamanan terhadap massa yang melakukan aksi unjuk rasa.
Bukan itu saja, lanjut Basori personel dalmas juga dipersiapkan untuk menghadapi demonstrasi yang menerjunkan massa dalam jumlah besar, serta mengantisipasi terjadinya anarkis. Sehingga dengan banyak latihan, para personel akan mudah menghalau massa dan menghadapi masa peserta unjuk rasa. “Kita terus memperdalam teknik dalmas agar anggota di lapangan lebih mahir. Sehingga satuan sabhara menjadi personel yang terlatih, tangguh dan bertanggung jawab dalam menjalani tugas pengamanan unjuk rasa,” terangnya.
Apalagi, pada tahun 2018 ini juga ada kegiatan pemilihan gubernur Jawa Timur yang berpotensi terjadi aksi unjuk rasa besar. “Semua ini dipersiapkan untuk menjaga keamanan, ketertiban agar wilayah hukum Polres Banyuwangi tetap kondusif dan terpelihara,” tandasnya. (ddy/afi)
Editor : AF Ichsan Rasyid