BANYUWANGI – Bupati Abdullah Azwar Anas meminta segenap aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Banyuwangi menjadikan momentum Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-246 untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Anas juga mendesak semua staf dan karyawan pemkab terbuka dan menerima kritik dengan peningkatan kinerja.
Hal itu disampaikan Anas saat menjadi inspektur upacara peringatan Harjaba ke-246 di halaman kantor Pemkab Banyuwangi kemarin (18/12). Anas menyebut peringatan Harjaba bukan sekadar menghitung angka, namun sejauh mana prestasi yang telah diraih bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Anas berterima kasih kepada seluruh warga, berbagai kelompok masyarakat, dan jajaran ASN yang telah berinovasi dan bergotong royong melaksanakan beragam program. Inovasi dan gotong royong itu telah mampu meningkatkan pendapatan per kapita warga Banyuwangi dari Rp 20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau ada kenaikan 99 persen. Angka kemiskinan pun menurun cukup pesat menjadi 8,79 persen pada 2016, jauh lebih rendah dibanding rata-rata Provinsi Jatim sebesar 11,77 persen.
Tapi Anas meminta semua elemen untuk tidak berpuas diri. Sebab, tantangan ke depan sangat berat. ”Mungkin dulu kalau orang ingin digdaya atau sakti harus bertapa. Tapi untuk sekarang, teorinya harus inovasi dan kolaborasi. Itu adalah kunci kemenangan bagi daerah untuk maju,” tegas Anas.
Selain itu, Anas mengajak segenap ASN meningkatkan kualitas pelayanan publik di Banyuwangi. Layanan publik harus nyaman, cepat, dan akuntabel. ”Bagi saya, kado terbaik pada Harjaba kali ini adalah pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan tanpa pungutan liar. Serta pelayanan dari hati,” ungkapnya.
Dia lantas menyatakan bahwa Mal Pelayanan Publik yang mengintegrasikan 144 layanan perizinan dan dokumen yang telah sukses di Kota Banyuwangi. Ke depan mal pelayanan publik serupa dibuka di wilayah selatan Bumi Blambangan. ”Sehingga masyarakat yang berasal dari wilayah selatan tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota,” pungkasnya.
Sementara itu, usai memimpin upacara, Anas didampingi para anggota forum pimpinan daerah (forpimda) berjalan kaki mengelilingi lokasi upacara. Mereka menyalami satu per satu anggota upacara peringatan Harjaba.