Tiang Listrik PLN Roboh di Semarang, KA Kedung Sepur Terlambat 63 Menit

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:33 WIB
Tiang listrik roboh mengganggu jalur kereta api antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang, Sabtu (10/10). (KAI)
Tiang listrik roboh mengganggu jalur kereta api antara Stasiun Alastua dan Semarang Tawang, Sabtu (10/10). (KAI)

RADAR BANYUWANGI – Perjalanan sejumlah kereta api di wilayah Semarang terganggu akibat tiang listrik milik PLN roboh, Sabtu (10/10).

Kabel listrik yang melintang di jalur rel antara Stasiun Alastua dan Stasiun Semarang Tawang membuat sejumlah perjalanan harus ditahan sementara.

Dampak paling besar dialami KA 495 Kedung Sepur.

Kereta tersebut terlambat berangkat dari Stasiun Alastua selama 63 menit.

Dua perjalanan lainnya, yakni KA 264 Ambarawa Ekspres dan PLB 1B Anggrek, juga mengalami keterlambatan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, petugas pengendali operasi menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 11.36 WIB.

Saat itu, kabel listrik yang melintang menghalangi jalur hulu dan hilir.

KAI langsung berkoordinasi dengan PLN serta petugas operasional untuk mengamankan lokasi.

“KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Begitu menerima informasi, petugas segera melakukan langkah pengamanan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Dalam kondisi seperti ini, keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama,” ujar Luqman.

Jalur Hulu Kembali Bisa Dilalui Pukul 12.00 WIB

Petugas KAI bersama tim Jalan dan Jembatan (JJ) serta PLN melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Pekerjaan tersebut meliputi pengamanan jalur, pemotongan kabel yang melintang, dan evakuasi tiang listrik yang roboh.

Pada pukul 12.00 WIB, jalur hulu petak Semarang Tawang–Alastua dinyatakan aman untuk dilalui kereta api.

Namun, kondisi berbeda terjadi di jalur hilir.

Petugas JJ masih memasang Semboyan 3 sebagai tanda bahwa jalur tersebut tidak aman untuk dilalui kereta api.

KAI kemudian mengatur perjalanan secara bertahap, termasuk memberlakukan perjalanan melalui jalur kiri pada petak Alastua–Semarang Tawang.

Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan sekaligus mengurangi dampak gangguan terhadap perjalanan kereta api lainnya.

Tiga Kereta Terlambat, Empat Lainnya Berpotensi Terdampak

Berdasarkan laporan operasional KAI Daop 4 Semarang, tiga perjalanan tercatat mengalami keterlambatan.

KA 495 Kedung Sepur mengalami keterlambatan keberangkatan selama 63 menit dari Stasiun Alastua.

Sementara itu, KA 264 Ambarawa Ekspres terlambat 11 menit dan PLB 1B Anggrek terlambat 12 menit.

Selain ketiga perjalanan tersebut, empat kereta lainnya berpotensi terdampak pengaturan operasional, yakni KA Petikemas KP/11007, KA 29B Anjasmoro, PLB 7049 Pandalungan 2, dan KA 269B Matarmaja.

KAI belum merinci besaran keterlambatan empat perjalanan tersebut dalam keterangan awal.

Luqman menegaskan, petugas terus memantau kondisi jalur dan menyesuaikan pola perjalanan kereta api dengan situasi di lapangan.

“Kami memahami bahwa gangguan perjalanan dapat memengaruhi rencana perjalanan pelanggan,” katanya.

Jalur Semarang Tawang–Alastua Pernah Mengalami Gangguan

Ruas Alastua–Semarang Tawang sebelumnya juga pernah mengalami gangguan operasional.

Pada 9 Maret 2026, sebuah truk trailer bermuatan alat berat tersangkut di perlintasan Kaligawe.

Insiden tersebut menyebabkan sepuluh perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, sebagaimana diberitakan Beritajateng.tv pada 10 Maret 2026.

Kejadian Sabtu ini berbeda.

Hambatan perjalanan berasal dari tiang listrik PLN yang roboh hingga kabelnya melintang di atas jalur kereta api.

Dalam keterangan yang diterima, KAI belum merinci penyebab robohnya tiang listrik maupun waktu pembukaan kembali jalur hilir.

Penumpang Diminta Pantau Informasi Resmi

KAI mengimbau pelanggan untuk terus memantau perkembangan perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, Contact Center 121, WhatsApp resmi 0811-2223-3121, atau media sosial @KAI121.

Masyarakat yang menemukan gangguan jaringan listrik, termasuk tiang roboh dan kabel putus, juga dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Dalam siaran pers pada Maret 2026, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan layanan pengaduan tersebut.

“Jika terdapat gangguan atau keluhan kelistrikan, cukup laporkan melalui aplikasi, dan petugas PLN akan segera menindaklanjuti,” ujarnya.

KAI kembali meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak dan mengingatkan bahwa keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas selama proses penanganan berlangsung.

Editor : Lugas Rumpakaadi
tiang listrik PLN roboh KA Kedung Sepur terlambat jalur Semarang Tawang Alastua gangguan perjalanan kereta api KAI Daop 4 Semarang