Motor Jatuh dari Jembatan Sukonatar, Pengendara Dilarikan ke RSUD Genteng

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 06:30 WIB
Sepeda motor milik warga Cluring jatuh ke sungai di bawah jembatan Desa Sukopuro, Kecamatan Srono, setelah berhasil dievakuasi Damkarmat, Rabu (16/9). (Damkarmat Banyuwangi)
Sepeda motor milik warga Cluring jatuh ke sungai di bawah jembatan Desa Sukopuro, Kecamatan Srono, setelah berhasil dievakuasi Damkarmat, Rabu (16/9). (Damkarmat Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Dini hari yang mestinya lengang berubah menjadi petaka bagi DD, 23, warga Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Sepeda motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal di Dusun Sukopuro, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Rabu (16/9) sekitar pukul 03.00. DD mengalami patah tulang kaki, sementara motornya terjun ke sungai di bawah jembatan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban. DD kemudian dilarikan ke RSUD Genteng untuk mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan tersebut juga membuat petugas harus turun ke sungai untuk mengevakuasi sepeda motor yang jatuh ke bawah jembatan.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Muamar Kadafi mengatakan laporan mengenai motor yang jatuh ke sungai diterima dari warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkarmat Sektor Srono menyiapkan peralatan dan bergerak menuju lokasi.

“Sepeda motor itu ditarik oleh petugas menggunakan tali karmantel,” ujarnya.

Terjadi Dini Hari

Kadafi menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima Damkarmat, kecelakaan tunggal tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00.

Saat kejadian, kondisi jalan relatif sepi. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian memberikan pertolongan kepada korban.

“Dari identitas yang dibawa korban, yang bersangkutan beralamat Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Srono Dedy Sanjaya membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Dedy, korban mengalami patah tulang sehingga harus mendapatkan perawatan medis dan kemudian dirujuk ke RSUD Genteng.

Ada informasi domisili yang berbeda dari identitas korban. Berdasarkan kartu identitas, DD tercatat sebagai warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring.

Namun, dalam kesehariannya, DD diketahui tinggal di rumah neneknya yang berada di Desa Wonosobo, Kecamatan Srono.

“Korban mengalami patah tulang dan kemudian dirujuk ke RSUD Genteng,” terang Dedy.

Setelah korban berhasil dievakuasi, petugas Damkarmat melanjutkan penanganan terhadap sepeda motor yang berada di dasar sungai. Kendaraan tersebut ditarik menggunakan tali karmantel hingga berhasil diangkat dari lokasi.

Sepeda motor selanjutnya dibawa ke Polsek Srono untuk penanganan lebih lanjut.

Kecelakaan ini menjadi perhatian karena terjadi di bawah jembatan pada waktu dini hari. Beruntung, warga sekitar segera mengetahui keberadaan korban sehingga proses evakuasi dan pertolongan medis dapat dilakukan. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Kecelakaan Srono motor nyemplung sungai laka tunggal Banyuwangi Damkarmat Banyuwangi rsud genteng