Curi Jeruk di Kebun: Dua Pria Dihajar Massa di Bangorejo Banyuwangi, Satu Tewas

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 13:17 WIB
BARANG BUKTI: Warga mengumpulkan jeruk nipis yang dicuri HS dan VK di kebun milik SA, Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Selasa (15/9). (Foto: Polsek Bangorejo)
BARANG BUKTI: Warga mengumpulkan jeruk nipis yang dicuri HS dan VK di kebun milik SA, Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Selasa (15/9). (Foto: Polsek Bangorejo)

RADAR BANYUWANGI – Niat mengambil buah jeruk dari sebuah perkebunan di Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, berakhir tragis. Dua pria yang diduga mencuri jeruk nipis dan jeruk manis tertangkap warga, kemudian menjadi sasaran amukan massa. Salah seorang di antaranya, VK, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9) dini hari. Selain mengamankan dua terduga pelaku, polisi menyita dua sepeda motor dan karung berisi jeruk yang diduga hasil pencurian.

Kapolsek Bangorejo Iptu Wahid Hasyim menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, pemilik kebun berinisial SA didatangi sejumlah warga di rumahnya.

Warga memberitahukan bahwa kebun jeruk miliknya telah dimasuki orang yang diduga hendak mencuri. Dua pria bahkan telah diamankan warga di lokasi.

"Saat pemilik lahan datang ke lokasi perkebunan, kedua terduga pelaku memang telah diamankan oleh warga," kata Wahid.

Sesampainya di kebun, SA melihat sejumlah buah jeruk nipis yang telah dipetik dari pohonnya. Buah-buah tersebut sebagian sudah dimasukkan ke dalam karung plastik warna biru yang dibawa kedua pria tersebut.

Dari aksi itu, pemilik kebun diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 1,02 juta.

Namun, persoalan pencurian tersebut berkembang menjadi insiden berdarah. Massa yang berada di lokasi melampiaskan kemarahan dengan menghakimi kedua terduga pelaku.

Sekitar pukul 05.00 WIB, polisi yang dipimpin langsung Kapolsek Bangorejo tiba di lokasi. Petugas kemudian mengevakuasi VK dan HS dari kepungan massa.

Keduanya dibawa ke Puskesmas Kebondalem untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga mengamankan dua sepeda motor milik terduga pelaku serta karung berisi buah jeruk yang diduga hasil pencurian ke Mapolsek Bangorejo.

Kondisi VK ternyata cukup parah. Setelah mendapat penanganan awal, pria yang disebut merupakan warga Dusun Sambirejo, Desa Sambimulyo, tersebut harus dirujuk ke Rumah Sakit Graha Medika.

"Saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, VK mengembuskan napas terakhirnya," terang Wahid.

Sementara itu, HS, warga Dusun Tamansuruh, Desa Bangorejo, masih menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.

Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut. Selain mendalami dugaan pencurian buah jeruk, penyidik juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian hingga menyebabkan salah satu terduga pelaku meninggal dunia.

Pengumpulan data lapangan dan pemeriksaan saksi menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap kronologi insiden tersebut secara lebih lengkap.(why/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Bangorejo Banyuwangi amukan massa pencuri jeruk terduga pencuri