RADAR BANYUWANGI – Aksi curanmor di Genteng kembali terjadi. Honda Scoopy milik tentor bimbel raib hanya dalam hitungan detik setelah dua pelaku diduga mengintai lokasi lebih dari satu jam. Motor warna krem silver bernopol P 2499 QBA itu dicuri dari pinggir Jalan KH Wahid Hasyim, Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Minggu (13/9) malam.
Korban, Shofiatul Umaro, 24, warga Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, baru menyadari motornya hilang setelah selesai bekerja sekitar pukul 18.58.
Padahal, motor tersebut telah dikunci ganda. Kendaraan itu juga bukan sekadar alat transportasi, melainkan kendaraan yang setiap hari digunakan Shofiatul untuk bekerja sebagai tentor bimbel.
“Padahal sudah saya kunci ganda, ternyata tetap hilang. Itu motor yang setiap hari saya gunakan bekerja,” katanya, kemarin (15/9).
Pelaku Diduga Sudah Mengintai Sejak Sore
Rekaman CCTV di sekitar lokasi menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan. Dari rekaman tersebut, dua pelaku diduga tidak langsung mengeksekusi motor begitu tiba di lokasi.
Shofiatul mengatakan, pelaku pertama kali terlihat sekitar pukul 17.48. Mereka sempat meninggalkan lokasi sebelum kembali sekitar pukul 18.58.
“Dari rekaman CCTV, pelaku itu sebenarnya sudah mengintai dari jam 17.48. Sempat pergi, lalu kembali lagi jam 18.58 buat eksekusi motor saya. Cepat sekali kejadiannya,” ujar Shofiatul.
Saat kembali, kedua pelaku mengendarai sepeda motor matik warna hitam tanpa pelat nomor. Keduanya juga mengenakan masker dan helm tertutup untuk menyamarkan identitas.
Begitu situasi dianggap aman, salah satu pelaku turun dan langsung menyasar Honda Scoopy milik korban. Kunci setang motor dirusak sebelum kendaraan dibawa kabur.
“Pas saya selesai kerja, saya lihat sudah hilang (motor),” terangnya.
Polisi Amankan Rekaman CCTV
Mendapati kendaraan miliknya raib, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Genteng.
Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi serta mengamankan rekaman CCTV yang merekam aktivitas kedua pelaku.
Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Ocky Heru Prasetyo mengatakan, laporan korban telah diterima dan penyelidikan langsung dilakukan.
“Laporan sudah kami terima dan anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam. Kami sudah cek lokasi, memeriksa saksi-saksi di sekitar TKP, serta mengamankan dan mempelajari rekaman CCTV,” tegas Ocky.
Rekaman CCTV kini menjadi salah satu bahan penyelidikan polisi untuk mengidentifikasi dua pelaku yang diduga telah mengamati kondisi sekitar sebelum melancarkan aksinya. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin