RADAR BANYUWANGI - Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang ditemukan terluka setelah diduga jatuh dari lantai enam Gedung A Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) pada Kamis (10/9) pagi. Polisi masih menyelidiki kronologi dan penyebab kejadian tersebut.
Peristiwa itu terjadi di tengah aktivitas perkuliahan di lingkungan kampus. Sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar lokasi kemudian mengetahui adanya insiden dan menyaksikan proses evakuasi korban.
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta membenarkan adanya mahasiswa yang ditemukan terluka di lingkungan Universitas Brawijaya. Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, korban diduga jatuh dari lantai enam melalui jendela gedung.
“Betul, ada ditemukan korban terluka (di UB) laporan dan informasi yang kami terima, diduga melompat dari lantai 6 lewat jendela gedung, informasi sementara korban adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran semester tiga,” kata Anang kepada wartawan.
Keterangan mengenai identitas korban juga disampaikan Ketua Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) FBiPK UB, Dwi Retnoningsih. Menurut Dwi, korban merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2025.
“Benar, anak FK angkatan 2025 lompat melalui jendela, sekarang sedang ditangani oleh pihak kepolisian,” tutur Dwi saat dikonfirmasi, Kamis (10/9).
Informasi dari mahasiswa yang berada di sekitar lokasi menyebutkan, korban diduga berada di sebuah ruangan yang sedang kosong sebelum terjatuh. Evakuasi dilakukan tidak lama setelah kejadian.
“Iya lompat dari lantai 6 tadi pagi, ini sudah dievakuasi,” ujar seorang mahasiswa yang berada di lokasi.
Saksi tersebut menyebut korban mengalami cedera pada bagian tangan dan kaki. Namun, kondisi medis korban secara resmi belum disampaikan dalam informasi yang tersedia.
Identitas Fakultas Korban Masih Perlu Dikonfirmasi
Hingga saat ini terdapat perbedaan informasi mengenai fakultas korban.
Kapolsek Lowokwaru dan pihak ULTKSP FBiPK UB menyebut korban merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran, dengan keterangan Dwi menyebut angkatan 2025. Sementara itu, seorang mahasiswa yang berada di lokasi menduga korban merupakan mahasiswa Agro FBiPK UB.
Perbedaan keterangan tersebut membuat informasi mengenai identitas fakultas korban perlu menunggu konfirmasi resmi dari Universitas Brawijaya.
Sementara itu, Staf Humas Fakultas Kedokteran UB, Dame Marpaung, belum memberikan keterangan terperinci mengenai kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak universitas akan menyampaikan informasi melalui konferensi pers.
“Terkait kejadian yang ada di UB hari ini nanti akan ada press conference dari UB, mohon ditunggu nggih untuk informasi waktu dan tempatnya,” kata Dame.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kejadian
Setelah kejadian, korban dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan penanganan. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan guna mengetahui rangkaian peristiwa secara lebih lengkap.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebab mahasiswa tersebut diduga jatuh dari lantai enam. Polisi masih berupaya memastikan kronologi, identitas korban, kondisi korban, serta faktor yang melatarbelakangi kejadian.
Karena proses pemeriksaan masih berlangsung, informasi mengenai motif atau penyebab insiden belum dapat disimpulkan.
Universitas Brawijaya juga dijadwalkan memberikan keterangan lebih lanjut melalui konferensi pers. Informasi tersebut diharapkan dapat menjelaskan kronologi dan kondisi terkini korban secara resmi.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : malangposcomedia.id, beritajatim.com, malangtimes.com