Pria Tewas di Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Pintu Rusak dan Kabel Tak Semestinya

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 14:24 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap aset gardu hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, setelah seorang pria ditemukan tewas diduga tersengat listrik pada Selasa (1/9) malam. (Antara)
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap aset gardu hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, setelah seorang pria ditemukan tewas diduga tersengat listrik pada Selasa (1/9) malam. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menemukan kerusakan pada sejumlah bagian aset gardu hubung di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan. Temuan itu diketahui setelah seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas diduga tersengat listrik bertegangan tinggi pada Selasa (1/9) malam.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika mengatakan, pemeriksaan terhadap aset kelistrikan dilakukan setelah PLN menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan kondisi kerusakan pada sejumlah bagian aset PLN. Pintu Gardu Hubung yang sebelumnya dalam kondisi terkunci ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka,” ujar Haris dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/9).

PLN Temukan Kerusakan pada Gardu

Selain pintu gardu yang rusak, petugas PLN menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi yang tidak sebagaimana mestinya.

“Petugas juga menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi tidak sebagaimana mestinya,” kata Haris.

Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari pemeriksaan untuk mengetahui kondisi aset sebelum insiden terjadi. PLN juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut.

Investigasi dilakukan untuk mengungkap penyebab kerusakan serta memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan pria tersebut berada di dalam area gardu hingga akhirnya meninggal dunia.

Korban Diduga Masuk ke Area Gardu

Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dalam gardu listrik yang digunakan untuk mendukung operasional LRT di kawasan Pancoran.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban diduga masuk ke area gardu melalui bagian bawah. Saat ditemukan, korban diduga membawa sebuah kantong plastik yang berisi gergaji besi dan topi.

Korban kemudian diduga naik menuju lantai dua gardu. Di area tersebut, korban diperkirakan tersengat listrik bertegangan tinggi hingga meninggal dunia.

Polisi menduga korban berniat mengambil kabel yang berada di dalam gardu. Dugaan tersebut salah satunya didasarkan pada keberadaan gergaji besi dan kantong plastik yang dibawa korban.

Meski demikian, penyebab pasti korban dapat memasuki area gardu serta kronologi lengkap kejadian masih dalam proses penyelidikan.

Listrik Sempat Dimatikan Saat Evakuasi

Gardu hubung yang menjadi lokasi kejadian merupakan bagian dari aset kelistrikan yang digunakan untuk mendukung operasional LRT.

Saat proses evakuasi berlangsung, aliran listrik di lokasi sempat dimatikan untuk memastikan penanganan korban dapat dilakukan dengan aman.

PLN memastikan penghentian aliran listrik tersebut tidak mengganggu operasional LRT.

Dengan ditemukannya kerusakan pada pintu gardu serta kondisi sejumlah kabel dan komponen yang tidak sebagaimana mestinya, pemeriksaan bersama kepolisian kini menjadi langkah penting untuk mengetahui bagaimana akses ke area gardu dapat terbuka.

PLN dan kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kerusakan aset serta kronologi kejadian secara menyeluruh.

Editor : Lugas Rumpakaadi
PLN UID Jakarta Raya Gardu Listrik Pancoran LRT Pancoran Pria Tewas Tersengat Listrik Investigasi PLN