Ban Belakang Meletus, Truk Tangki Air Nyaris Bikin Jalur Banyuwangi Macet

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 04:32 WIB
EVAKUASI CEPAT: Warga bersama petugas Satlantas Polresta Banyuwangi bahu-membahu mengevakuasi truk tangki bermuatan air yang terguling di depan RTH Kedayunan, Kecamatan Kabat, Selasa (1/9). (Pepri for Radar Banyuwangi)
EVAKUASI CEPAT: Warga bersama petugas Satlantas Polresta Banyuwangi bahu-membahu mengevakuasi truk tangki bermuatan air yang terguling di depan RTH Kedayunan, Kecamatan Kabat, Selasa (1/9). (Pepri for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Ban belakang mendadak meletus saat melaju pagi hari membuat truk tangki Mitsubishi P 8361 GM terguling di Jalan Raya Nasional Banyuwangi-Jember, Selasa (1/9). Beruntung, kecelakaan tunggal di depan RTH Kedayunan, Kecamatan Kabat, itu tidak menelan korban jiwa dan berhasil dievakuasi hanya dalam waktu sekitar 20 menit.

Truk yang mengangkut air minum tersebut sempat melintang di badan jalan. Kesigapan warga bersama personel Satlantas Polresta Banyuwangi membuat kendaraan segera disingkirkan sehingga arus lalu lintas di jalur utama Banyuwangi-Jember tidak sampai mengalami kemacetan panjang.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.45. Saat itu, truk yang dikemudikan MKR, 26, warga Kecamatan Glenmore, melaju dari arah selatan menuju Kota Banyuwangi.

Setibanya di depan RTH Kedayunan, ban belakang kanan kendaraan tiba-tiba pecah. Sopir kehilangan kendali hingga truk oleng dan akhirnya terguling.

“Setibanya di lokasi kejadian, ban belakang sebelah kanan mendadak meletus. Sopir yang kehilangan kendali tidak mampu menahan laju kendaraan hingga truk oleng dan akhirnya terguling di tengah jalan,” ujar Pepri.

Warga Langsung Bergerak

Mendengar suara kecelakaan, warga sekitar langsung berdatangan. Sebelum polisi tiba di lokasi, masyarakat lebih dulu melakukan evakuasi awal agar posisi truk lebih mudah dikembalikan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menguras sisa air minum dari dalam tangki. Pengurangan beban itu membuat proses evakuasi kendaraan menjadi lebih ringan.

“Salah satunya dengan menguras sisa air minum yang berada di dalam tangki. Langkah tersebut dilakukan oleh warga untuk mengurangi beban kendaraan sehingga lebih mudah dikembalikan ke posisi semula,” jelas Pepri.

Setelah personel Satlantas Polresta Banyuwangi tiba, polisi bersama warga melanjutkan proses evakuasi menggunakan tali tambang. Truk ditarik secara gotong royong hingga kembali berdiri, kemudian digeser ke tepi jalan.

“Kurang lebih sekitar 20 menit truk berhasil dievakuasi sehingga tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas,” sebutnya.

Lalu Lintas Sempat Dialihkan

Selama proses evakuasi, petugas melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Mengingat kecelakaan terjadi di jalur double way, arus kendaraan untuk sementara diarahkan menggunakan lajur sebelah timur.

Setelah badan truk berhasil dipindahkan dari jalan, arus lalu lintas di Jalan Raya Nasional Banyuwangi-Jember kembali normal.

Pepri memastikan tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi truk selamat tanpa mengalami luka, sedangkan kerusakan terjadi pada kendaraan.

“Alhamdulillah, pengemudi juga tidak mengalami luka-luka. Hanya kendaraan yang mengalami kerusakan,” tambahnya.

Hendak Kirim Air ke Marina Boom

Berdasarkan keterangan pengemudi, truk tersebut membawa muatan air minum yang hendak dikirim ke kawasan pesisir Pantai Marina Boom Banyuwangi.

Insiden tersebut diduga kuat dipicu pecahnya ban belakang kanan. Polisi tetap memastikan penanganan dilakukan agar kendaraan segera keluar dari jalur utama dan tidak mengganggu mobilitas pengguna jalan.

“Setelah kendaraan berhasil dievakuasi, arus lalu lintas di Jalan Raya Nasional Banyuwangi-Jember kembali normal dan lancar,” pungkas Pepri. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Satlantas Banyuwangi jalur Banyuwangi Jember Truk tangki air Kecelakaan Kedayunan Ban meletus