Cuaca Banyuwangi 27 Agustus 2026 Cerah, Wisata Pantai hingga Ijen Layak Dikunjungi

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:32 WIB
Pulau Merah di Banyuwangi tetap menjadi destinasi wisata favorit saat akhir pekan dan musim liburan. (Balquisse untuk Radar Banyuwangi)
Pulau Merah di Banyuwangi tetap menjadi destinasi wisata favorit saat akhir pekan dan musim liburan. (Balquisse untuk Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Warga lokal dan wisatawan yang berencana menjelajahi sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi pada Kamis (27/8) mendapat kabar cukup baik.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, sebagian besar kawasan wisata di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan berada dalam kondisi cerah dan mendukung kegiatan luar ruangan.

Cuaca cerah terutama diprediksi terjadi pada rentang pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Kondisi tersebut mencakup berbagai karakter destinasi, mulai dari kawasan pantai dan pesisir, hutan wisata, hingga dataran tinggi dan kawasan pegunungan.

Meski demikian, wisatawan tetap perlu menyesuaikan rencana perjalanan dengan karakteristik wilayah yang dikunjungi.

Sejumlah kawasan pesisir utara diperkirakan mengalami angin yang cukup kencang, sementara destinasi pegunungan berpotensi menghadirkan udara kabur serta suhu lebih rendah pada waktu tertentu.

Pantai dan kawasan pesisir diprediksi cerah

Destinasi wisata bahari di sekitar Kota Banyuwangi menjadi salah satu pilihan yang relatif mendukung untuk kunjungan siang hari.

Pantai Boom Marina, Pulau Santen, dan Pantai Cemara diprakirakan mengalami cuaca cerah sejak pagi hingga sore.

Kondisi serupa diperkirakan terjadi di Pantai Bomo di Kecamatan Blimbingsari, kawasan Taman Nasional Alas Purwo di Tegaldlimo, Parang Semar di Siliragung, serta Pulau Merah dan Pantai Mustika di Kecamatan Pesanggaran.

Cuaca cerah membuka peluang bagi wisatawan untuk menikmati aktivitas luar ruang, tetapi paparan sinar matahari yang kuat juga perlu diantisipasi, terutama bagi pengunjung yang menghabiskan waktu berjam-jam di kawasan terbuka.

Wongsorejo perlu mewaspadai angin kencang

Perhatian lebih besar diperlukan wisatawan yang hendak menuju sejumlah destinasi pesisir utara di Kecamatan Wongsorejo.

Grand Watudodol, Pulau Tabuhan, Pantai Bimo, dan kawasan Mangrove Bengkak diperkirakan tetap cerah pada siang hari, tetapi turut dipengaruhi angin dari arah tenggara dengan kecepatan mencapai 38 kilometer per jam.

Kecepatan angin tersebut menjadi faktor yang perlu diperhitungkan, khususnya bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan menggunakan perahu, penyeberangan menuju pulau, maupun aktivitas olahraga air.

Karena itu, pengunjung sebaiknya tidak hanya memperhatikan kondisi langit yang cerah, tetapi juga kondisi angin sebelum memulai aktivitas di laut.

Songgon dan kawasan Ijen lebih sejuk

Berbeda dengan kawasan pesisir, sejumlah destinasi wisata alam di Songgon diperkirakan menghadirkan suhu yang jauh lebih sejuk.

Area seperti Pinus Camp Banyuwangi, Kalisawah Adventure, Air Terjun Temcor, Green Gumuk Candi, dan Mondoleko berada dalam kisaran suhu sekitar 17 hingga 27 derajat Celsius.

Kondisi yang lebih dingin juga diperkirakan terjadi di kawasan Geosite Ijen Sulfur, Desa Wisata Tamansari, dan Gunung Rante di Kecamatan Licin, dengan suhu sekitar 15 hingga 25 derajat Celsius.

Wisatawan yang memilih aktivitas trekking, camping, maupun eksplorasi alam di kawasan tersebut perlu mempertimbangkan perubahan suhu, terutama ketika kegiatan dilakukan pada sore hingga malam hari.

Udara kabur muncul pagi dan malam

Selain suhu yang lebih rendah, BMKG juga mencatat potensi kemunculan udara kabur di sejumlah kawasan dataran tinggi dan agrowisata.

Fenomena tersebut berpeluang muncul pada pagi sekitar pukul 07.00 WIB serta kembali terjadi pada malam hari hingga menjelang dini hari.

Wilayah yang perlu diperhatikan antara lain Songgon, Licin, Kalibaru, Glagah, dan Srono.

Bagi wisatawan yang berkendara menuju kawasan pegunungan pada waktu tersebut, jarak pandang menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.

Sementara itu, untuk aktivitas wisata luar ruangan pada siang hari, kondisi cuaca secara umum dinilai mendukung.

Persiapan sederhana sebelum berwisata

Dengan tidak adanya potensi hujan lebat yang disebutkan dalam informasi prakiraan tersebut, wisatawan dapat memanfaatkan siang hari untuk mengeksplorasi sejumlah destinasi Banyuwangi.

Tabir surya menjadi perlengkapan penting untuk aktivitas di kawasan terbuka.

Bagi wisatawan yang berencana camping atau melakukan trekking malam di Songgon maupun kawasan Ijen, jaket hangat juga sebaiknya disiapkan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : BMKG Banyuwangi
cuaca Banyuwangi prakiraan cuaca wisata bmkg banyuwangi wisata banyuwangi