Kebakaran Rongsokan di Wonosobo Srono, Tumpukan Kardus dan Plastik Hangus, Kerugian Rp1,5 Juta

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Petugas Damkarmat Sektor Srono memadamkan kebakaran di tempat penyimpanan rongsokan Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Senin malam (24/8). (Damkarmat untuk Radar Banyuwangi)
Petugas Damkarmat Sektor Srono memadamkan kebakaran di tempat penyimpanan rongsokan Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Senin malam (24/8). (Damkarmat untuk Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Kebakaran terjadi di tempat penyimpanan barang bekas alias rongsokan di Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Senin malam (24/8).

Api membakar beberapa material berupa tumpukan kardus, plastik, dan lain-lain dengan luas sekitar 10 × 6 meter. 

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden kebakaran tersebut.

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1,5 juta. 

Petugas Damkarmat Muamar Kadavi mengatakan, kejadian berawal dari aktivitas memasukkan barang bekas ke tempat penyimpanan rongsokan milik Ainul Yakin, 42, warga setempat.

Usai dimasukkan, barang tersebut kemudian ditata dan dipilah sesuai kategori masing-masing.

Setelah kegiatan itu selesai, aktivitas dihentikan dan area tersebut ditinggalkan dalam kondisi tidak adanya kegiatan lainnya.

"Selang sekitar 30 menit, pemilik yang sudah pulang kemudian mendapat informasi dari warga bahwa di tempat usahanya muncul kobaran api. Ia kemudian bergegas menuju ke tempat kejadian,” katanya. 

Sedangkan warga yang melihat kejadian tersebut, lanjut Kadavi, berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Namun, api malah semakin membesar.

"Api terus membesar sehingga warga melaporkan kejadian itu ke petugas Damkarmat, " jelasnya. 

Setelah laporan diterima, petugas Damkarmat Sektor Srono membawa satu unit mobil pemadam kebakaran menuju ke lokasi kebakaran.

Petugas langsung menggelar satu jalur selang 1,5 inci dan mengisolasi area agar api tidak merembet menjadi semakin luas.

"Proses pemadaman dilakukan secara bertahap hingga api seluruhnya dapat dimatikan serta memastikan lokasi aman," bebernya. 

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang belum sepenuhnya mati yang dibuang di sekitar lokasi penyimpanan rongsokan.

Puntung rokok itu kemudian tertiup angin sehingga merembet ke tumpukan rongsokan.

"Material yang terbakar di antaranya kardus, plastik, dan lain-lain. Tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir Rp 1,5 juta,” pungkasnya. 

Editor : Lugas Rumpakaadi
Damkarmat Srono kebakaran rongsokan Banyuwangi Desa Wonosobo Srono kebakaran tempat rongsokan kebakaran Banyuwangi