RADAR BANYUWANGI - Ruas jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Genteng dan Gambiran mendadak mencekam pada Senin malam (24/8).
Tumpahan bahan bakar jenis solar yang membentang sepanjang tiga kilometer (km) membuat permukaan aspal menjadi sangat licin dan membahayakan para pengguna jalan.
Ceceran solar tersebut terpantau mulai dari kawasan Simpang Tiga Desa Setail, Kecamatan Genteng, hingga depan Puskesmas Gambiran.
Kondisi jalan yang licin tak pelak memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Lesiran, 56, salah satu warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, menuturkan bahwa sedikitnya ada empat pengendara sepeda motor yang tergelincir.
"Pas kejadian itu kondisi jalan memang licin sekali. Ada sekitar empat pemotor yang langsung jatuh beruntun saat mencoba menikung di tikungan simpang tiga lampu lalu lintas (traffic light) Setail," ungkap Lesiran saat ditemui di lokasi.
Menurut Lesiran, tumpahan bahan bakar yang membasahi jalan tersebut diduga kuat berasal dari sebuah kendaraan berat yang melintas beberapa saat sebelumnya.
“Kalau dari ciri-cirinya, solar itu tumpah dari truk pengangkut alat berat excavator. Kendaraan itu jalan mengarah ke selatan menuju arah Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran,” tambah pria parubaya tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Genteng bergerak cepat menuju lokasi.
Petugas langsung mengerahkan armada untuk melakukan penyemprotan air bertekanan tinggi agar permukaan aspal bersih dari tumpahan solar.
"Setelah ada informasi tersebut, kami langsung menuju ke lokasi," kata perwakilan Damkarmat Sektor Genteng, Irfan Muhlisin.
Ia menjelaskan, penyemprotan itu dilakukan secara bertahap.
Petugas menyisir mulai dari lokasi awal kecelakaan tunggal hingga titik akhir di depan Puskesmas Gambiran.
“Penyemprotan kami lakukan secara menyeluruh hingga jalan benar-benar aman dan tidak lagi licin untuk dilewati masyarakat,” terangnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi