Sarang Lebah Bikin Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Makin Alot

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:30 WIB
Petugas gabungan melakukan evakuasi pohon tumbang di Jalur Gumitir tepatnya di ruas jalan sebelah barat Gapura Jawa Timur, Kecamatan Kalibaru, Kamis (20/8) malam. (Ismanto for Radar Banyuwangi)
Petugas gabungan melakukan evakuasi pohon tumbang di Jalur Gumitir tepatnya di ruas jalan sebelah barat Gapura Jawa Timur, Kecamatan Kalibaru, Kamis (20/8) malam. (Ismanto for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Akses utama Banyuwangi–Jember kembali tersendat akibat cuaca ekstrem. Sebatang pohon berukuran besar tumbang di ruas jalan sebelah barat Gapura Jawa Timur, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Kamis (20/8) sore, menutup sebagian besar badan jalan dan sempat membuat arus kendaraan tersendat hingga malam.

Pohon tumbang tersebut juga menimpa jaringan kabel listrik dan telekomunikasi di sekitar lokasi. Akibatnya, kendaraan dari arah Banyuwangi maupun Jember tidak bisa melintas bersamaan. Polisi pun menerapkan sistem buka-tutup untuk mencegah antrean kendaraan semakin panjang sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Peristiwa terjadi di jalur lintas selatan kawasan Gumitir yang selama ini menjadi salah satu akses strategis penghubung Banyuwangi dan Jember. Pohon yang roboh melintang di badan jalan membuat pengendara harus menepi dan menunggu proses evakuasi.

Kapolsek Kalibaru AKP Achmad Junaedi mengatakan, personel langsung diterjunkan setelah menerima laporan masyarakat.

“Begitu mendapat informasi, personel langsung kami terjunkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang lebih parah,” ujarnya.

Jalur Dibuka Bergantian

Penanganan tidak hanya berfokus pada pembersihan pohon. Polisi juga harus mengatur pergerakan kendaraan karena jalur tersebut merupakan akses penghubung dua kabupaten.

Sistem buka-tutup diberlakukan secara bergantian dari kedua arah. Kendaraan dari Banyuwangi diberi kesempatan melintas, kemudian arus dari arah Jember dibuka setelah kondisi memungkinkan.

“Sistem buka-tutup jalur kami terapkan secara bergantian dari arah Banyuwangi maupun Jember. Langkah ini penting untuk mengurai kepadatan sekaligus menjamin keselamatan para pengguna jalan selama proses evakuasi,” tegas Junaedi.

Rekayasa tersebut membuat jalur tidak sampai lumpuh total, meski antrean kendaraan sempat mengular akibat badan jalan yang tertutup material pohon.

Evakuasi Terkendala Sarang Lebah

Proses pembersihan pohon berukuran besar itu berlangsung cukup alot. Petugas gabungan harus memotong batang dan ranting menggunakan gergaji mesin (chainsaw) agar material dapat dipindahkan dari badan jalan.

Namun, proses evakuasi sempat dihentikan sementara karena petugas menemukan sarang lebah di bagian pohon.

“Sempat terhenti sebentar karena ada sarang lebah di pohon, kami bersihkan terlebih dahulu,” kata Junaedi.

Setelah hambatan tersebut ditangani, proses pemotongan dan pembersihan kembali dilanjutkan. Petugas bekerja hingga material yang menutup jalur dapat disingkirkan dan kendaraan kembali bergerak.

Sekitar pukul 19.30, arus lalu lintas mulai terurai. Meski demikian, kendaraan masih melaju dengan kondisi padat merayap di sejumlah titik.

Pengendara Diminta Waspada

Pohon tumbang menjadi pengingat bahwa jalur Kalibaru hingga kawasan Gumitir memiliki potensi gangguan perjalanan ketika cuaca berubah ekstrem. Kondisi jalan yang berada di kawasan dengan pepohonan lebat membuat pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras maupun angin kencang.

Polisi mengimbau pengguna jalan tidak memaksakan kecepatan ketika melintasi kawasan rawan bencana.

“Pengendara yang melintas di jalur rawan bencana sepanjang Kalibaru hingga kawasan Gumitir kami minta untuk memperlambat laju kendaraan dan mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan,” pungkas Junaedi.

Dengan pohon telah dievakuasi dan arus kembali bergerak, jalur Banyuwangi–Jember dapat digunakan kembali. Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci bagi pengendara karena cuaca ekstrem dapat sewaktu-waktu memicu pohon tumbang maupun gangguan lain di sepanjang jalur Gumitir. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Banyuwangi Jember Jalur Gumitir pohon tumbang kalibaru banyuwangi cuaca ekstrem