RADAR BANYUWANGI - Seorang pria lanjut usia berinisial I, berusia 80 tahun, meninggal dunia setelah terserempet Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/8) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB di jalur rel yang berada di Jalan Kebon Baru, RT 006/RW 006, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet.
Korban diketahui meninggal di lokasi kejadian setelah terserempet kereta yang sedang melintas dari arah Bogor menuju Jakarta.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan polisi telah melakukan pengecekan di lokasi untuk menangani insiden tersebut.
“Benar, telah dilakukan pengecekan TKP (tempat kejadian perkara) diduga orang yang terserempet kereta listrik,” kata Joko.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat berjalan di sekitar pinggir jalur rel sebelum kejadian.
Tidak lama kemudian, KRL Commuter Line melintas dan korban terserempet.
“Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian, terlihat korban berjalan di sekitaran pinggir rel,” ujar Joko.
Korban kemudian dievakuasi dan jenazahnya dibawa ke rumah sakit.
Polisi masih menangani kejadian tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
Perjalanan KRL Sempat Mengalami Gangguan
Insiden tersebut juga berdampak pada perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota.
KAI Commuter sebelumnya menyampaikan bahwa KA 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami keterlambatan setelah tertemper orang di antara Stasiun Pasar Minggu dan Manggarai.
KAI Commuter menyatakan rangkaian kereta harus menjalani pemeriksaan setelah kejadian tersebut.
Pemeriksaan dilakukan di Stasiun Tebet sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.
“Saat ini, dalam penanganan petugas. Perjalanan Commuter Line saat ini masih menunggu pengecekan rangkaian di Stasiun Tebet,” tulis KAI Commuter melalui akun X resminya.
Dalam informasi selanjutnya, perjalanan Commuter Line Bogor Nomor 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota telah kembali dijalankan menuju Stasiun Manggarai setelah proses penanganan dilakukan.
Insiden tersebut diketahui sempat menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman rangkaian.
Pada hari yang sama, KAI Commuter juga menangani insiden berbeda yang melibatkan Commuter Line Tangerang Nomor 1914A relasi Duri-Tangerang.
Kereta tersebut tertemper sepeda motor di sebuah perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya dan Batu Ceper.
Perjalanannya kemudian kembali dioperasikan.
Kecelakaan di jalur kereta api menjadi pengingat penting mengenai risiko berada terlalu dekat dengan lintasan aktif.
Masyarakat yang berada di sekitar kawasan rel perlu memperhatikan keselamatan dan menjauhi jalur perjalanan kereta untuk mencegah kejadian serupa.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara