RADAR BANYUWANGI – Kondisi cuaca di Kabupaten Banyuwangi pada Kamis, 20 Agustus 2026, diprakirakan didominasi udara kabur dengan suhu berkisar 20 hingga 30 derajat Celsius. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama mereka yang melakukan aktivitas di luar ruangan dan kawasan pesisir.
Berdasarkan informasi prakiraan yang dihimpun melalui Google Weather, kondisi udara di Banyuwangi secara umum berada dalam kategori kabur. Meski demikian, cuaca di area operasional Bandar Udara Banyuwangi terpantau relatif aman dengan kondisi cerah hingga cerah berawan. Angin diperkirakan bertiup dominan dari arah timur hingga tenggara.
Perbedaan kondisi tersebut menunjukkan bahwa keadaan cuaca dapat bervariasi dalam satu wilayah. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca di satu lokasi ketika hendak bepergian atau menjalankan aktivitas yang berlangsung selama beberapa jam.
Selain kondisi atmosfer, faktor kelautan juga patut diperhatikan. Informasi yang disampaikan BMKG Maritim menyebutkan adanya potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Banyuwangi. Kawasan yang perlu mendapat perhatian antara lain perairan sekitar Ketapang, Tanjung Wangi, Muncar, dan Grajagan.
Bagi nelayan, pelaku jasa penyeberangan, pekerja pelabuhan, maupun masyarakat yang beraktivitas di pesisir, kondisi tersebut menjadi faktor penting dalam menentukan waktu dan keamanan kegiatan. Pemantauan informasi cuaca maritim secara berkala diperlukan sebelum berangkat ke laut.
Dalam informasi pasang surut, muka air laut diperkirakan mencapai pasang tertinggi sekitar 120 sentimeter pada pukul 01.00 WIB. Sementara itu, surut terendah diprakirakan mencapai minus 70 sentimeter pada pukul 07.00 WIB. Data tersebut dapat menjadi pertimbangan tambahan bagi masyarakat yang berkegiatan di sekitar pantai maupun pelabuhan.
Secara regional, prakiraan cuaca Jawa Timur pada Kamis, 20 Agustus 2026 menunjukkan kondisi yang cukup beragam. Sebagian besar wilayah diperkirakan berawan, sementara sejumlah daerah mengalami kabut atau asap serta udara kabur.
Banyuwangi bersama Lumajang, Bondowoso, Probolinggo, dan Kota Pasuruan termasuk wilayah yang diprakirakan mengalami udara kabur. Untuk Banyuwangi, rentang suhu berada pada 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan udara sekitar 56-98 persen.
Kondisi serupa juga perlu dicermati karena udara kabur dapat memengaruhi jarak pandang, khususnya pada waktu dan lokasi tertentu. Pengendara kendaraan bermotor disarankan meningkatkan kewaspadaan apabila kondisi visibilitas menurun.
Di tingkat nasional, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia mengalami cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal. Namun, masyarakat tetap diminta memperhatikan kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
BMKG juga mengingatkan adanya bibit siklon tropis 95W yang berada di pesisir timur Pulau Hainan, China. Sistem dengan tekanan sekitar 999 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum 25 knot tersebut bergerak ke arah barat laut. Berdasarkan informasi BMKG, peluang sistem itu berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam tergolong rendah.
Meski peluang pengembangannya rendah, keberadaan sistem tersebut dapat memicu daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sekitarnya maupun sepanjang wilayah konvergensi. Masyarakat di berbagai daerah tetap diminta mengikuti perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Prakirawan BMKG Nazmi Nariyah dalam siaran yang diikuti dari Jakarta menyampaikan, hujan ringan berpotensi mengguyur Bengkulu, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor.
Bagi masyarakat Banyuwangi, informasi cuaca menjadi semakin penting untuk mendukung perencanaan kegiatan harian. Warga yang bekerja di luar ruangan perlu mempertimbangkan kondisi udara dan suhu, sedangkan masyarakat pesisir perlu memberi perhatian lebih terhadap perkembangan cuaca dan gelombang.
Selain mempersiapkan perlindungan dari paparan sinar matahari, masyarakat juga disarankan menjaga asupan cairan selama beraktivitas. Pada saat yang sama, pembaruan prakiraan cuaca sebaiknya dilakukan secara berkala karena kondisi atmosfer dapat berubah.
Dengan prakiraan udara kabur dan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan, kehati-hatian menjadi langkah penting bagi warga Banyuwangi pada Kamis, 20 Agustus 2026. Informasi terbaru dapat dipantau melalui situs dan kanal media sosial resmi BMKG, termasuk informasi yang disampaikan oleh BMKG Banyuwangi.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Google Weather, Antara, BMKG