Batang Lapuk Jadi Petaka, Pohon Tumbang Timpa Pikap dan LPJU di Giri Banyuwangi

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:00 WIB
EVAKUASI: Tim TRC BPBD Banyuwangi mengevakuasi pohon tumbang di Perumahan Permata Husana, Kelurahan/Kecamatan Giri, Rabu (19/8). (BPBD for Radar Banyuwangi)
EVAKUASI: Tim TRC BPBD Banyuwangi mengevakuasi pohon tumbang di Perumahan Permata Husana, Kelurahan/Kecamatan Giri, Rabu (19/8). (BPBD for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Batang pohon yang telah lapuk akhirnya tak mampu bertahan. Pohon tumbang di kawasan Perumahan Permata Husada Tahap 2, Kelurahan Giri, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Rabu (19/8), dan menimpa sebuah mobil pikap serta instalasi lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.36. Meski material pohon menghantam kendaraan dan fasilitas penerangan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Begitu menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyuwangi bersama Damkarmat Banyuwangi dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Giri langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas melakukan evakuasi sekaligus memotong batang pohon yang tumbang. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka area terdampak sekaligus memastikan tidak ada bagian pohon yang masih berpotensi jatuh dan membahayakan warga.

Kalaksa BPBD Banyuwangi Partana mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan pohon tumbang diduga akibat kondisi batang yang sudah lapuk.

“Penyebabnya karena batang pohon sudah lapuk. Setelah mendapat laporan, personel langsung kami kerahkan untuk melakukan penanganan sampai selesai,” katanya.

Tim Evakuasi, Kerugian Masih Didata

Partana membenarkan bahwa pohon tersebut mengenai mobil pikap dan instalasi LPJU. Kendati demikian, laporan awal petugas di lapangan memastikan tidak ada korban jiwa maupun dampak lain yang membahayakan warga.

“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja. Meski begitu kita masih lakukan asesment untuk mengevaluasi dampak lainnya,” ungkapnya.

Penanganan pohon tumbang menjadi penting karena bagian batang yang lapuk dapat sewaktu-waktu roboh, terutama ketika kondisi lingkungan mengalami perubahan seperti hujan deras maupun angin kencang.

BPBD Banyuwangi pun mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi pepohonan di sekitar permukiman. Pohon berukuran besar yang menunjukkan tanda-tanda lapuk, miring, atau memiliki bagian batang yang rusak sebaiknya segera dilaporkan.

“ Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan pohon yang lapuk atau berpotensi tumbang. Langkah antisipasi penting dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” pungkas Partana. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Perumahan Giri pohon lapuk bpbd banyuwangi pohon tumbang mobil pikap