RADAR BANYUWANGI - Kecelakaan beruntun melibatkan ambulans, truk, dan dua mobil pribadi terjadi di KM 379+900 Tol Batang-Semarang, wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu. Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat dalam insiden yang kini masih didalami Polresta Batang.
Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan, yakni ambulans Suzuki APV bernomor polisi D-1142-AFZ, truk Hino BE-8501-PV, Toyota Innova G-1480-BK, dan Toyota Avanza B-2058-UOR.
Kepala Polresta Batang Kombes Pol Warsono mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan beruntun tersebut.
"Ya, benar, telah terjadi kecelakaan beruntun di Tol KM 379+900 wilayah Kecamatan Gringsing yang mengakibatkan satu korban meninggal dan dua korban luka. Kini, kami masih menyelidiki kepastian kasus kecelakaan itu," katanya.
Ambulans Diduga Tabrak Truk dari Belakang
Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, kecelakaan bermula ketika ambulans Suzuki APV melaju dari arah barat atau Jakarta menuju timur atau Semarang.
Setiba di KM 379+900 Tol Batang-Semarang, pengemudi ambulans diduga kurang berkonsentrasi saat berkendara.
Ambulans kemudian menabrak bagian belakang sisi kanan truk Hino yang melaju di depannya.
Benturan tersebut membuat ambulans kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan.
"Diduga pengemudi ambulans kurang konsentrasi sehingga menabrak truk di depannya, kemudian oleng ke kanan dan menabrak Innova," ujar Warsono.
Tabrakan Merembet hingga Toyota Avanza
Setelah menabrak truk, ambulans yang oleng ke kanan kembali menghantam sisi kiri Toyota Innova yang melaju searah di lajur kanan.
Kecelakaan tidak berhenti di situ.
Benturan antara kendaraan tersebut menyebabkan roda cadangan truk Hino terlepas.
Roda cadangan itu kemudian menimpa bagian depan Toyota Avanza yang melaju searah di belakang ambulans.
Rangkaian tabrakan empat kendaraan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka berat.
Polisi masih mendalami identitas korban serta memastikan detail penyebab dan rangkaian kecelakaan.
Cuaca Cerah, Jalan Lurus dan Arus Lalu Lintas Sedang
Warsono yang didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan, kondisi di lokasi kejadian saat kecelakaan terjadi terpantau cukup baik.
Cuaca dilaporkan cerah. Kondisi jalan lurus dengan permukaan beton dalam keadaan baik.
Arus lalu lintas juga disebut dalam kondisi sedang.
Temuan sementara tersebut membuat faktor konsentrasi pengemudi menjadi salah satu hal yang sedang didalami petugas dalam penyelidikan kecelakaan.
Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan secara final penyebab kecelakaan sebelum seluruh proses penyelidikan selesai.
Polisi Imbau Pengemudi Jangan Paksakan Berkendara Saat Lelah
Polresta Batang mengingatkan seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi selama berkendara.
Pengemudi juga diminta memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.
Warsono mengimbau pengendara tidak memaksakan diri untuk terus berkendara apabila mulai merasa mengantuk atau kelelahan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu waspada dan memastikan kondisi kendaraan dalam prima sebelum melakukan perjalanan terutama di jalan tol dan beristirahat secukupnya apabila kondisi badan mulai mengantuk maupun lelah," katanya.
Kasus kecelakaan beruntun di KM 379+900 Tol Batang-Semarang tersebut kini masih dalam penanganan Polresta Batang.
Petugas masih mengumpulkan keterangan dan mendalami penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan ambulans, truk Hino, Toyota Innova, serta Toyota Avanza itu. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Antara