Pagi-Pagi Motor Hantam Truk Parkir di Tanjungwangi, Pemotor Situbondo Tewas

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Petugas Satlantas Polresta Banyuwangi melakukan olah TKP kecelakaan yang meliabtkan sepeda mooootor dengan truk di dekat Pelabuhan Tanjungwangi, Selasa (18/8). (Satlantas Polresta Banyuwangi)
Petugas Satlantas Polresta Banyuwangi melakukan olah TKP kecelakaan yang meliabtkan sepeda mooootor dengan truk di dekat Pelabuhan Tanjungwangi, Selasa (18/8). (Satlantas Polresta Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Suasana pagi di jalan raya dekat Pelabuhan Tanjungwangi, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, mendadak berubah tragis. Seorang pemotor asal Situbondo tewas di lokasi setelah Honda CBR yang dikendarainya menghantam bagian belakang truk yang sedang parkir di bahu jalan, Selasa (18/8) sekitar pukul 05.45 WIB.

Korban diketahui berinisial GWN, 27, warga Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Benturan keras membuat korban mengalami luka fatal dan nyawanya tidak tertolong.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian membenarkan kecelakaan tersebut. Kendaraan yang terlibat yakni Honda CBR bernopol P 4108 EG dan truk Hino bernopol DK 8251 CV.

“Pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” kata Tri.

Motor Melaju dari Selatan, Truk Parkir di Bahu Jalan

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan STO, 50, warga Kabupaten Malang, berhenti di bahu jalan sebelah barat. Truk menghadap ke arah utara.

Pada waktu bersamaan, GWN melaju mengendarai Honda CBR dari arah selatan.

Polisi menduga motor melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saat mendekati lokasi truk, pengendara diduga kehilangan kendali hingga sepeda motornya oleng ke kiri.

Motor kemudian menghantam bagian belakang kanan truk yang tengah terparkir.

“Benturan keras membuat pengendara motor mengalami luka fatal. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” terang Pepri.

Kerasnya benturan membuat kecelakaan tersebut langsung menarik perhatian warga di sekitar jalur menuju kawasan Pelabuhan Tanjungwangi.

Korban Dievakuasi ke RSUD Blambangan

Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan penanganan dan evakuasi. Jenazah korban dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk proses lebih lanjut.

Dari pemeriksaan awal kepolisian, GWN diketahui tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Sementara itu, pengemudi truk, STO, tercatat memiliki SIM BII Umum.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan kecelakaan. Sejumlah saksi di lokasi juga telah dimintai keterangan.

Truk Menunggu Perjalanan ke Surabaya

Keberadaan truk di bahu jalan disebut berkaitan dengan perjalanan menuju Surabaya. Truk tersebut berhenti sementara sebelum melanjutkan perjalanan.

“Truk yang terparkir mau ke Surabaya. Sambil menunggu diparkir di pinggir jalan,” tandas Pepri.

Polisi masih mendalami seluruh fakta di lapangan, termasuk kondisi kendaraan, posisi truk saat kejadian, serta faktor yang menyebabkan Honda CBR kehilangan kendali.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada pagi hari ketika jarak pandang dan kondisi lalu lintas dapat berubah cepat. Pengendara juga diminta memastikan kecepatan tetap terkendali ketika melintasi ruas jalan yang terdapat kendaraan berhenti atau parkir di bahu jalan. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
kecelakaan Kalipuro Tanjungwangi Banyuwangi Pemotor Situbondo kecelakaan banyuwangi truk parkir