Rumah Kontrakan di Kembiritan Genteng Terbakar, Uang Rp3 Juta dan Perabotan Hangus

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:00 WIB
Petugas Damkarmat Sektor Genteng berjuang memadamkan api yang membakar rumah Paini, 54, di Dusun Pandan, RT 001/RW 004, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jumat malam (14/8). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
Petugas Damkarmat Sektor Genteng berjuang memadamkan api yang membakar rumah Paini, 54, di Dusun Pandan, RT 001/RW 004, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jumat malam (14/8). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Malam baru berjalan ketika kepulan asap dan kobaran api tiba-tiba membesar di sebuah rumah kontrakan di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jumat (14/8). Warga berhamburan melakukan pertolongan setelah api dengan cepat melahap bagian bangunan.

Rumah yang dihuni Paini, 54, itu nyaris seluruh bagiannya terbakar. Sejumlah perabot rumah tangga hangus dilalap api. Uang tunai sekitar Rp3 juta yang berada di dalam rumah juga dilaporkan ikut terbakar.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp20 juta.

Paini menduga kebakaran dipicu oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap berada di bagian depan rumah. Sebab, sebagian bangunan yang ditempatinya merupakan rumah kontrakan, sedangkan bagian depan dalam kondisi kosong dan sering digunakan ODGJ untuk tidur.

“Tiba-tiba sudah tahu api membesar, dugaannya ada ODGJ yang membakar,” kata Paini.

Menurut dia, dirinya hanya mengontrak bagian belakang rumah. Sementara bagian depan bangunan tidak dihuni dan kerap menjadi tempat beristirahat orang yang mengalami gangguan jiwa.

“Saya hanya kontrak sebagian rumah, bagian (rumah) yang belakang saja. Kalau yang depan itu memang kosong dan sering dibuat tidur ODGJ,” tuturnya.

Kobaran api muncul ketika sebagian besar warga sekitar tengah beristirahat. Api dengan cepat membesar, diperparah kondisi angin dan sejumlah material bangunan yang mudah terbakar.

Warga yang melihat asap tebal dan kobaran api berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut belum mampu mengendalikan api yang terus membesar.

Laporan kemudian diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Genteng. Tim langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan darurat dari masyarakat.

Petugas Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Sektor Genteng Irfan Mukhlisin mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.00. Personel yang sedang piket langsung diterjunkan ke lokasi.

“Laporan masuk sekitar pukul 20.00, anggota yang piket langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP),” tutur Irfan.

Sesampainya di lokasi, petugas menghadapi kobaran api yang sudah membesar dan asap pekat yang memenuhi area rumah. Beberapa armada pemadam dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Petugas harus bekerja ekstra untuk memutus jalur penjalaran api. Semprotan air diarahkan ke titik-titik yang terbakar hingga kobaran berhasil dilokalisasi dan akhirnya dipadamkan.

“Hampir seluruh bagian rumah terbakar, kerugian lebih dari Rp20 juta,” ucapnya.

Selain memadamkan api, petugas juga memprioritaskan agar kobaran tidak merembet ke permukiman di sekitar lokasi yang cukup padat.

“Tidak sampai merembet, kami upayakan memutus jalur api terlebih dahulu,” tuturnya.

Terkait dugaan kebakaran akibat dibakar ODGJ, Damkarmat belum dapat memastikan penyebabnya. Petugas bersama pihak berwajib masih melakukan pendataan dan penelusuran di lapangan.

Irfan menegaskan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pembasahan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara atau sumber panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penelusuran. Kami fokus pada pembasahan lokasi terlebih dahulu agar tidak ada sisa titik api yang berpotensi menyala kembali,” pungkasnya. (sas/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Damkarmat Genteng kebakaran Kembiritan Rumah Terbakar kebakaran Banyuwangi ODGJ